Alasan Syahrini Jadi Pengisi Suara Hiu Paus di Finding Dory

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini berpose dalam konferensi pers dubber film animasi Finding Dory di Jakarta, 9 Juni 2016. Artis ini menjadi pengisi suara untuk karakter Destiny dalam film Mencari Dory. TEMPO/Nurdiansah

    Syahrini berpose dalam konferensi pers dubber film animasi Finding Dory di Jakarta, 9 Juni 2016. Artis ini menjadi pengisi suara untuk karakter Destiny dalam film Mencari Dory. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kesamaan karakter antara Syahrini dan Destiny si hiu paus dalam film animasi "Mencari Dory" ("Finding Dory" versi alihbahasa Indonesia) membuat Disney memilihnya sebagai pengisi suara karakter itu.

    "Destiny punya sisi unik paling tinggi dalam film ini dan itu ada di sosok Syahrini," tutur Fitra Rifai, Head of Studios Marketing, The Walt Disney Company Indonesia, di Jakarta, Kamis, 9 Juni 2016.

    Sementara itu, Syahrini mengaku senang punya kesempatan mengisi suara untuk film animasi.

    Perempuan yang kerap menyebut dirinya sebagai "Princess Syahrini" ini juga mengungkapkan keunikan karakter Destiny. "Dia karakternya agak rabun, suka nabrak kalau ke mana-mana," ungkapnya.

    Tak sulit bagi Syahrini untuk berakting sebagai hiu paus karena ada sutradara yang siap mengarahkan saat ia merekam suara di studio. Sutradara mengarahkan banyak hal, mulai dari intonasi hingga emosi yang harus disampaikan lewat suara.

    "Desahnya kapasitasnya segini... Semua sudah diatur. Oh, ternyata gampang," katanya. Butuh dua hari bagi Syahrini untuk mengisi suara Destiny di sela kegiatannya yang padat sebagai penyanyi. "Per hari tiga jam, hari kedua menyempurnakan yang kurang saja," katanya.

    Selain Syahrini, Disney juga memilih Raffi Ahmad untuk mengisi suara dalam animasi Mencari Dory. Raffi berperan sebagai Bailey si paus beluga.

    Disney Indonesia beranggapan karakter Bailey yang menyenangkan dan seru bisa diwakili oleh Raffi. "Saya senang kerja sama dengan Syahrini karena pasti sesuatu..." kata Raffi, menirukan jargon yang pernah dipopulerkan Syahrini.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.