Berkat Lari, Tommy Kurniawan Akui Makin Fit dan Kreatif

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor Tommy Kurniawan menghadiri acara amal Skechers Go Walk Pink Ribbon di City Walk, Jakarta, 7 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    Aktor Tommy Kurniawan menghadiri acara amal Skechers Go Walk Pink Ribbon di City Walk, Jakarta, 7 Oktober 2014. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sejak lima tahun yang lalu, aktor Tommy Kurniawan mengatakan menyukai  olah raga lari. Hal ini ia buktikan dengan mengikuti Bali Green Run pada 2015 dan marathon di Berlin beberapa waktu yang lalu. Berkat olah raga ini, Tommy mengatakan mendapatkan banyak manfaat. 

    "Saya merasa badan saya fit dan ini sangat menyenangkan. Saat berlari, saya merasa pikiran juga makin kreatif," kata Tommy saat ditemui pada Media Gathering Astra Green Run 2016 di kawasan Sudirman, Selasa, 31 Mei 2016. 

    Pria asli Betawi ini menuturkan dirinya biasanya berlari selama satu hingga dua jam. "Saat berlari saya pasti mikirin sesuatu, misalnya kerjaan. Jujur, dari lari itu sering muncul banyak ide,"ujar Tommy. 

    Menurut ayah dua orang putri ini, hal inilah yang menjadikan olah raga lari ini menjadi olah raga favoritnya. Karena mendapatkan manfaat dari berlari, aktor berusia 31 tahun ini juga mengaku bersemangat untuk menularkan hobi ini kepada keluarga kecilnya. "Istri saya udah kena virusnya, sih,  sedikit," katanya sembari tertawa. 

    Sementara kepada putra dan putrinya, ia mengaku belum berhaasil 'menularkan' hobinya tersebut. "Untuk saya ini hobi, tapi saya selalu selalu contohkan terus walaupun pelan-pelan," ujarnya. 

    Oktober mendatang, Tommy kembali akan terjun di ajang marathon Astra Green Run 2016 di Bali. Dia mengaku sangat terkesan dengan pengalamannya berlari di sana. "Treknya keren banget, Waktu itu saya bisa menyelesaikan trek 1 jam 20 menit. Mudah-mudahan tahin ini bisa lebih baik," ujarnya bersemangat. 

    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.