Ariel Akui Lagu Sajadah Panjang Bikin Merinding, Kenapa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Indrawati Widjaja, direktur Utama Musica Studio, Rian dMasiv, Ariel Noah, dan Iwan Fals menunjukkan album terbarunya bertajuk Satu di kawasan Menteng Jakarta, 11 Mei 2016. TEMPO/Nurdiansah

    (ki-ka) Indrawati Widjaja, direktur Utama Musica Studio, Rian dMasiv, Ariel Noah, dan Iwan Fals menunjukkan album terbarunya bertajuk Satu di kawasan Menteng Jakarta, 11 Mei 2016. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Kelompok musik Noah merilis album Sings Legends. Noah yang terdiri atas Ariel, Uki, Lukman, dan Davis merilis album ini melalui label Musica Studio's dengan menghadirkan sembilan komposisi lagu sebagai wujud penghormatan kepada karya-karya para musikus hebat Indonesia yang pernah populer dan menjadi lagu kesayangan banyak generasi.

    Untuk single pertama album ini Noah memilih Sajadah Panjang. Lagu lama yang pernah dinyanyikan dan dipopulerkan Bimbo pada 1984.

    "Saya terkesan dengan lagu ini karena penuh makna. Apalagi liriknya dibuat oleh penyair ternama Taufik Ismail. Setiap mendengar lagu ini merinding, ini bukan sekadar lagu religi biasa," cerita Ariel di Faabel Cafe, di SCBD Sudirman, Jakarta Pusat, Rabu, 25 Mei 2016.

    Ariel juga menuturkan alasan lain yang membuatnya terkesan dengan lagu Sajadah Panjang. "Saya setiap teringat lagu ini ya jadi ingat bulan puasa. Selama bulan Ramadan lagu ini diputar terus dan berasa mau menangis mendengarnya."

    Pacar Sophia Latjuba ini juga mengatakan meski Noah tak pernah punya lagu religi khusus, tapi saat pentas diminta menyanyikan lagu ya Sajadah Panjang yang dipilih.

    Menurut Ariel, saat ini Noah menyanyikan lagu Sajadah Panjang untuk menyambut bulan suci Ramadan 2016. Lagu ini dibuat dengan tafsir ulang dibungkus dengan musik yang penuh alunan piano.

    "Nah, setiap mendengar alunan pianonya seperti ajakan untuk khusyuk berdoa, bersujud, dan memohon ampun pada Tuhan Sang Pencipta," ujarnya.

    HADRIANI P.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    BPOM, Panduan Penerapan New Normal di Warung Makan

    BPOM memberi petunjuk mengenai penerapan new normal di berbagai tempat. Ada enam rekomendasi ikhwal tatanan baru ketika mengunjungi warung makan.