Minggu, 18 November 2018

'Bangkit!', Film Bencana Pertama di Indonesia dengan CGI  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Para pemeran film Bangkit! berpose bersama. instagram.com

    Para pemeran film Bangkit! berpose bersama. instagram.com

    TEMPO.CO, Surabaya - Badai musim dingin di Asia dan badai musim panas di Australia berdampak bencana dasyat di Indonesia. Pertemuan dua angin kencang itu, membuat curah hujan meningkat.

    Pintu air Manggarai dan Katulampa mengalami kebocoran sampai Jakarta dilanda banjir besar. Air tumpah ruah memenuhi ibu kota. Bangunan-bangunan  roboh karena gempa yang datang setelah banjir. Vino G Bastian sebagai pelakon utama berusaha menyelamatkan penghuni kota dari  bencana besar tersebut.

    Itulah secuplik adegan yang tergambar dalam trailer film Bangkit! yang diputar pertama kalinya di Surabaya. “Ini film disaster pertama yang akan diluncurkan di Indonesia,” kata Produser Reza Hidayat saat menggelar jumpa pers di Hotel Majapahit, Surabaya, Jawa Timur, pada Jumat, 27 Mei 2016.

    Berbarengan dengan perayaan Kebangkitan Nasional pada 20 Mei, Suryanation bersama Kaniga Pictures dan Oreima films secara resmi meluncurkan trailer film terbaru mereka. Kota Surabaya sebagai Kota Pahlawan dipilih menjadi Kota pertama untuk memutar trailer film yang rencananya ditayangkan di bioskop pada 28 Juli 2016.

    Film yang juga dibintangi Acha Septriasa, Putri Ayudya, dan Deva Mahendra ini menceritakan tentang kondisi  Jakarta yang terpuruk karena bencana banjir. Reza ingin menggambarkan kehidupan yang harus diperjuangkan sampai ada satu titik dimana manusia melewati masa terpuruk. Bahkan kata Reza, tidak hanya masa terpuruk tetapi ketika segala sesuatunya sudah hancur. “Meskipun dalam keadaan demikian, bagaimana harus tetap Bangkit,” ujar Reza.

    Sutradara film ini, Rako Prijanto memilih bencana banjir karena dianggap dekat dengan masyarakat.  Semasa sekolah di SMA 8 Jakarta, rupanya dia mengalami sendiri bagaimana rasanya sering kebanjiran. Dari situlah imajinasinya meluap tentang banjir.

    Selain banjir, di film ini Jakarta juga diguncang gempa. Penduduk Ibu Kota terjebak karena semua akses tertutup. Vino yang berperan sebagai seorang kepala keluarga sekaligus anggota Tim SAR, tak hanya berjuang  menyelamatkan keluarga, tapi juga warga Jakarta. Seperti pahlawan, aksi heroik Vino itu akan mengadu adrenalin saat dia melompat dari satu mobil ke mobil lainnya di tengah kemacetan Jakarta.

    Pongky Puranto dari Suryanation berambisi untuk memunculkan dukungan visual effect dan spesial dibantu dengan teknologi Computer-generated imagery (CGI for short) effect untuk menghadirkan suasana kota yang terkena bencana.  Dengan teknologi CGI, ia meruntuhkan gedung-gedung dan meledakkan pesawat terbang di kertinggian.

    Tidak tanggung-tanggung film yang digarap oleh rumah produksi Suryanation ini ada 1.330 shoot yang terus diulang demi mendapat efek bencana yang baik. Pongky berharap film Indonesia tidak kalah dengan film luar negeri.

    Menurut Pongky sudah waktunya industri perfilman Indonesia membuka gebrakan baru. Dia merefleksikan bangkitnya anak muda Indonesia saat ini yang mulai maju di sisi kreatifitas. Oleh karenanya, Pongky begitu berambisi menggarap film bergenre disaster dengan teknologi CGI.

    Pongky mengatakan suryanation akan berusaha mewadahi dunia kreatif anak muda saat ini diawali dengan membuat film bertajuk Bangkit!. “Kita pengen keluar dari convert zone dunia perfilman Indonesia, diawali dengan satu langkah kecil untuk bangkit,” kata Pongky.

    Judul Film : Bangkit !
    Produksi : Suryanation, Kaniga Pictures dan Oreima films
    Produser : Reza Hidayat
    Sutradara : Rako Prijanto
    Seniman CGI : Raiyan Laksamana
    Pemain Film : Vino G Bastian

    SITI JIHAN SYAHFAUZIAH


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Agar Merpati Kembali Mengangkasa

    Sebelum PT Merpati Nusantara Airlines (Persero) berpotensi kembali beroperasi, berikut sejumlah syarat agar Merpati Airlines dapat kembali ke angkasa.