Serial Epik Roots Dibuat Ulang, Bercerita tentang Perbudakan  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Serial Roots. Blackfilm.com

    Serial Roots. Blackfilm.com

    TEMPO.CO, Jakarta - History Channel akan menayangkan serial epik Roots mulai Jumat, 31 Mei 2016, pukul 21.00 WIB. Serial tentang perbudakan di Amerika Serikat yang banyak diperbincangkan itu dibuat ulang dan akan tayang selama 4 hari berturut-turut dengan total waktu penayangan 8 jam.

    Roots dibuat oleh A+E Studios. Serial itu mengangkat potret sejarah perbudakan di negeri Abang Sam melalui kisah satu keluarga. "Roots akan mengajak penonton menyaksikan saga keluarga epik ini dengan visi baru yang menginspirasi dan menghibur," kata President A+E Paul Buccieri melalui siaran pers, Kamis, 26 Mei 2016.

    Episode pertama Roots, yang ditayangkan khusus untuk wartawan pada Selasa, 24 Mei 2016, berfokus pada seorang pemuda di Kota Juffre, pedalaman Afrika, tak jauh dari Timbuktu, pada 1750. Kunta Kinte adalah pemuda calon pejuang di sukunya yang bercita-cita melanjutkan kuliah ke universitas di Timbuktu. Kinte adalah keluarga terpandang di suku Mandika. Sejak kecil, Kunta berlatih menjadi anggota kavaleri raja.

    Namun malang, akibat pengkhianatan seorang teman, Kunta justru diculik pedagang budak Inggris. Bersama ratusan orang kulit hitam lainnya, ia dibawa ke Marylan, Amerika Serikat, untuk dijual dan dijadikan budak.

    Perlakuan yang diterima Kunta dan budak lainnya sungguh menyayat hati. Mereka dirantai dan diberi makanan menjijikkan yang dijejali ke mulut melalui sebuah corong. Bila melawan, pukulan dan cambukan sudah pasti diterima.

    Saat sudah tiba di Maryland dan dibeli oleh John Waller, pemilik perkebunan, perlakuan terhadap Kunta pun tak berubah. Ia mencoba melarikan diri.

    Kisah yang diangkat dari novel laris karya Alex Haley pada 1976 ini pernah dibuat miniserinya untuk televisi, setahun sesudahnya. Episode terakhir Roots yang tayang pada 1977 mendapat rating tertinggi kedua sepanjang sejarah tayangan televisi.

    Jajaran pemain dalam miniseri versi remake kali ini diisi deretan bintang peraih Academy Awards dan Emmy Awards. Mereka antara lain Forest Whitaker (Fiddler), Anna Paquin (Nancy Holt), Laurence Fihburne (Alex Haley), dan Jonathan Rhys Meyers (Tom Lea).

    MOYANG KASIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.