Taylor Swift Belum Berencana Menikah dengan Calvin Harris

Reporter

Taylor Swift dan Calvin Harris. RB/Bauer-Griffin/GC Images

TEMPO.CO, Jakarta - Meski mencintai Calvin Harris dari ujung kaki sampai ujung rambut, Taylor Swift tak mau terburu-buru memutuskan menikah dengan disc jockey dan penyanyi asal Skotlandia itu. Dalam sebuah wawancara dengan majalah Vogue, bintang pop asal Amerika Serikat itu menguraikan kisah cintanya dengan Harris.

"Saya menjalani segala sesuatu apa adanya. Saya sedang dalam hubungan cinta yang magis sekarang dan tentu saja saya tak mau kehidupan ini jadi sorotan. Cerita ini hanya buat saya dan kehidupan pribadi saya," ujar biduan berusia 26 tahun itu.

Swift mengakui, berpacaran dengan rekan sesama publik figur dan menjadi sorotan bukan hal mudah. Sebelumnya, ia juga tidak pernah mempublikasikan kisah cintanya, yang jarang berlangsung lama, sampai bertemu dengan Harris. Ia tipe perempuan yang ingin mencapai sesuatu yang berharga dalam hidupnya, meski hal itu tidak mudah.

Ia juga mengaku kesal dengan orang-orang yang mengejek pertemanannya dengan Chloe Moretz, yang menolak masuk "geng" Swift. Namun ia juga belajar cara untuk bertahan dari badai kritik dengan mengabaikannya.

"Saya mendengar komentar orang yang menyakitkan, jadi saya juga belajar bagaimana cara mengatasinya. Rasanya seperti rasa sakit yang bergerak dari level rendah ke medium," ucap artis asal Pennsylvania itu.

Menurut dia, mengabaikan rumor, seperti apakah ia hamil, lebih gampang diabaikan dengan cara membuktikan bahwa ia tak hamil dan tak memiliki anak. Namun, untuk mengabaikan kritik soal persahabatan palsu itu, caranya dengan menunjukkan keakraban.

"Dan setelah berteman selama 15 tahun, dan anak-anak kami mulai tumbuh, orang akan melihat ke belakang dan berkata, 'sungguh aneh apa yang telah kita katakan soal Taylor dan teman-temannya'," ujar pelantun lagu Blank Space dan Shake It Off itu.

PIPIT






Fakta Balon Mata-Mata Cina, Sempat Dikira Bintang hingga Akhirnya Ditembak Jatuh

5 jam lalu

Fakta Balon Mata-Mata Cina, Sempat Dikira Bintang hingga Akhirnya Ditembak Jatuh

Balon mata-mata Cina terbang di wilayah AS. Dibantah oleh pemerintah Cina sebelum akhirnya ditembak jatuh oleh militer AS.


Kabur ke AS, Eks Presiden Brasil Kini Makan KFC dan Tinggal di Rumah Kecil

7 jam lalu

Kabur ke AS, Eks Presiden Brasil Kini Makan KFC dan Tinggal di Rumah Kecil

Eks Presiden Brasil, Jair Bolsonaro berada di Amerika Serikat di tengah penyelidikan tentang kerusuhan yang melibatkan dirinya.


Cina Kecam Keras Penembakan Balon Mata-mata, Sebut AS Berlebihan

8 jam lalu

Cina Kecam Keras Penembakan Balon Mata-mata, Sebut AS Berlebihan

Balon mata-mata yang terbang di langit Cina ditembak jatuh oleh Amerika Serikat. Cina memprotes keras.


Menengok Lagi Ihwal Huawei Dituding Mata-mata oleh Amerika Serikat

10 jam lalu

Menengok Lagi Ihwal Huawei Dituding Mata-mata oleh Amerika Serikat

Pemerintah Amerika Serikat memang telah sedari lama menaruh perhatian terhadap sepak terjang Huawei, produsen smartphone tersebut.


AS Tembak Balon Mata-Mata Cina dengan Satu Misil

13 jam lalu

AS Tembak Balon Mata-Mata Cina dengan Satu Misil

Pesawat tempur militer Amerika Serikat (AS) menembak jatuh yang diduga balon mata-mata Cina di lepas pantai South Carolina pada Sabtu.


Laporan WHO tentang Darurat Kesehatan Ukraina Picu Pertengkaran AS dan Rusia

15 jam lalu

Laporan WHO tentang Darurat Kesehatan Ukraina Picu Pertengkaran AS dan Rusia

Menurut WHO, situasi di Ukraina adalah salah satu dari delapan darurat kesehatan global akut.


China: Kepercayaan Politik dengan Rusia Semakin Dalam

16 jam lalu

China: Kepercayaan Politik dengan Rusia Semakin Dalam

Kementerian Luar Negeri China menyebut, negaranya bersedia bekerja dengan Rusia untuk mengimplementasikan kemitraan strategis mereka.


Beijing Klarifikasi soal Insiden Balon Mata-mata yang Melayang di Amerika Serikat

1 hari lalu

Beijing Klarifikasi soal Insiden Balon Mata-mata yang Melayang di Amerika Serikat

Amerika Serikat melihat ada pesawat yang diduga balon mata-mata Cina yang dicurigai melakukan pelanggaran terhadap kedaulatan wilayahnya.


Gara-gara Balon Mata-mata, Menlu AS Antony Blinken Tunda Kunjungan ke China

1 hari lalu

Gara-gara Balon Mata-mata, Menlu AS Antony Blinken Tunda Kunjungan ke China

Menteri Luar Negeri Antony Blinken menunda kunjungan ke Beijing, yang tadinya dijadwalkan Jumat, gara-gara insiden balon-mata-mata China


Amerika Kembalikan Barang Antik Selundupan ke Italia

2 hari lalu

Amerika Kembalikan Barang Antik Selundupan ke Italia

Sejumlah barang antik bernilai tinggi total sekitar USD 2,5 juta (Rp 37 miliar) dikembalikan Amerika Serikat ke Italia karena hasil selundupan.