Jika Donald Trump Presiden, Miley Cyrus Akan Tinggalkan USA  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Miley Cyrus, saat menghadiri premiere Netflix's

    Penyanyi Miley Cyrus, saat menghadiri premiere Netflix's "A Very Murray Christmas" di Paris theater, New York, 3 Desember 2015. Evan Agostini/Invision/AP

    TEMPO.CO, Los Angeles - Miley Cyrus meratapi kepopuleran kandidat presiden dari Partai Republik, Donald Trump. Dia bersumpah akan pergi meninggalkan Amerika Serikat jika Donald Trump memenangkan pemilihan umum presiden.

    Laman berita hiburan NME.com menyebutkan, politikus yang dulunya miliarder, Donald Trump, saat ini memimpin persaingan kandidat presiden dari Partai Republik untuk ikut pemilu Amerika Serikat tahun ini. 

    Miley Cyrus menganggap hasil "Super Tuesday" atau hari terbesar pada musim pemilu pendahuluan atau "primary" dengan menyebut Trump sebagai "mimpi buruk" dan mengatakan pemberitaan itu membuatnya ingin muntah.

    Miley mengunggah sebuah gambar dari seorang pendukung Trump dan pemburu binatang ke Instagram. Miley mengatakan, "Ini membuatku sangat takut dan sedih. Bukan hanya untuk negara kita, tapi juga untuk binatang yang aku cintai lebih dari apa pun di dunia ini. Hatiku hancur hingga 100 ribu keping."

    Dia menambahkan, "Kalau dia tidak berpikir dia adalah Tuhan, dia berpikir dia adalah orang yang terpilih atau apa! Kita semua terjebak di antara kekayaannya! Dan jujur, saya akan pindah kalau dia jadi presiden! Saya tak mengatakan sesuatu kalau saya tak serius!"

    ANTARA

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekaman 8 Menit 46 Detik Drama Kematian George Floyd

    Protes kematian George Floyd berkecamuk dari Minneapolis ke berbagai kota besar lainnya di AS. Garda Nasional dikerahkan. Trump ditandai oleh Twitter.