Sebelum Ditangkap Polisi, Saipul Jamil Dikabarkan Sakit  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi, Saipul Jamil. Dok. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi, Saipul Jamil. Dok. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Sebelum ditangkap polisi, artis Saipul Jamil sempat dikabarkan sakit dan telah berencana tidak hadir dalam acara program pencarian bakat D'Academy 3 malam nanti. Kabar itu disampaikan melalui akun Twitter Saipul, Kamis, 18 Februari 2016.

    "Untuk malam ini @saipul_jamil absen dulu ya di DA3 dikarenakan lagi sakit, mohon doanya Semoga besok beliau bisa live kmbali! GWS BANG IPUL," kicau pemilik akun @republik_SJ, yang di-retweet oleh akun Twitter milik Saipul Jamil, @saipul_jamil.

    Baca juga: Saiful Jamil Diduga Cabuli Remaja, Ini Kata Polisi

    Namun, pagi tadi, Saipul Jamil ditangkap polisi atas dugaan pencabulan terhadap anak remaja berusia 17 tahun. Polisi dari Polsek Kelapa Gading menangkap Saipul di rumahnya di Kelapa Gading, Jakarta Utara.

    Kepala Polres Jakarta Utara Komisaris Besar Daniel Bolly Tifaona membenarkan kabar tentang penangkapan selebritas Saipul Jamil karena kasus dugaan pelecehan seksual. "Iya betul, yang bersangkutan ditahan Polsek Kelapa Gading atas dugaan pencabulan," ujarnya.

    Baca juga: Kapolres Jakarta Utara Benarkan Saipul Jamil Ditangkap

    Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Muhammad Iqbal mengatakan laporan datang dari seorang remaja berinisial DS yang mengaku sebagai penonton acara D'Academy Show, program kompetisi musik di salah satu stasiun televisi swasta. Saipul sendiri diketahui menjadi juri dalam program tersebut.

    Menurut Iqbal, DS mengaku menjadi penonton acara tersebut dua minggu lalu. "Dia bilang sudah 3 kali bertemu SJ dan dia sempat diminta memijit SJ," katanya.

    Baca juga: Irfan Hakim Kaget Saipul Jamil Terjerat Kasus Pencabulan

    Iqbal mengatakan DS kemudian diminta SJ melakukan hal tak senonoh. "Hal apa, saya tak bisa bilang, materi penyelidikan," katanya. Berdasarkan informasi Iqbal, peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 04.00, Kamis, 18 Februari 2016.

    Atas keterangan dan laporan korban, kata Iqbal, polisi wajib melakukan penyelidikan. "Harus dipastikan dulu itu benar ada tindak pidana atau tidak, sedang kami periksa," tuturnya.

    TABLOIDBINTANG.COM | YOHANES PASKALIS


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jokowi Beberkan RAPBN 2020, Tak Termasuk Pemindahan Ibu Kota

    Presiden Jokowi telah menyampaikan RAPBN 2020 di Sidang Tahunan MPR yang digelar pada 16 Agustus 2019. Berikut adalah garis besarnya.