Gwyneth Paltrow Sumbang Lagu Untuk Coldplay

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gwyneth Paltrow dan Chris Martin berjumpa pertama kali di belakang panggung konser Coldplay pada 2002. Setahun kemudian mereka menikah. Pasangan ini memiliki dua orang anak. 10 tahun menikah, keduanya akhirnya memutuskan berpisah pada Maret 2014. Colin Young-Wolff /Invision/AP

    Gwyneth Paltrow dan Chris Martin berjumpa pertama kali di belakang panggung konser Coldplay pada 2002. Setahun kemudian mereka menikah. Pasangan ini memiliki dua orang anak. 10 tahun menikah, keduanya akhirnya memutuskan berpisah pada Maret 2014. Colin Young-Wolff /Invision/AP

    TEMPO.CO, Jakarta - Aktris Gwyneth Paltrow menulis lagu berjudul "Everglow" yang akan dimasukkan di album baru Coldplay.

    Paltrow, yang berpisah dari vokalis Chris Martin, turut menjadi penyanyi latar dalam lagu tersebut.

    Chris Martin dalam sebuah wawancara baru-baru ini mengatakan Paltrow lah yang menginspirasi lirik How come things move on/How come cars don't slow dalam lagu tersebut.

    "Dia yang punya ide, lalu saya bilang, "Bisa nyanyi bait itu? Itu kan idemu.' Lalu seperti manusia pada umumnya, dia bilang 'Tidak bisa! Saya bukan profesional!'," kata Martin mengutip perkataan mantan istrinya itu, yang dimuat di NME.

    Paltrow pernah berduet dengan Huey Lewis menyanyikan Cruisin' yang masuk ke film mereka Duets (2000) dan pernah pula membawakan Landslide dari Fleetwood Mac dalam Glee.

    Album Coldplay A Head Full of Dreams keluar pada 4 Desember mendatang melalui label Parlophone/Atlantic.

    Martin pernah berkata tentang album ketujuhnya itu seperti buku terakhir Harry Potter.

    "Bukan berarti tidak ada lagi yang baru suatu saat, tapi ini seperti penyempurnaan dari sesuatu. Saya harus merasakannya sebagai hal terakhir yang kami lakukan, kalau tidak, kami tidak akan menaruh semua kemampuan kami di situ."

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.