Di Frankfurt Book Fair 2015, Goenawan Mohamad Luncurkan Buku

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jenifer Lindsay, penerjemah dari Australia, Peter Schoppert, Direktur Singapore University Press dan Goenawan Mohamad dalam peluncuran buku terbarunya Faith Writing di Frankfurt Book Fair 2015.

    Jenifer Lindsay, penerjemah dari Australia, Peter Schoppert, Direktur Singapore University Press dan Goenawan Mohamad dalam peluncuran buku terbarunya Faith Writing di Frankfurt Book Fair 2015.

    MPO.CO, Jakarta - Di tengah-tengah penyelenggaraan Frankfurt Book Fair 2015, penyair Goenawan Mohamad alias GM meluncurkan buku terbarunya Faith Writing. Kumpulan tulisan yang dipilih dari karya GM dalam 40 tahun terakhir ini dikurasi dan diterjemahkan Jenifer Lindsay, seorang Australia yang bertahun-tahun menjadi penerjemah Catatan Pinggir, kolom tetap Goenawan di majalah Tempo. Faith Writing diterbitkan Singapore University Press.

    "Ini kehormatan buat saya," kata Goenawan dalam sambutannya. "Ketika orang-orang melihat foto besar saya untuk promosi di bagian atas stan Singapura ini, ada yang mengira saya punya dua kewarganegaran," begitu Goenawan bergurau.

    Peluncuran buku dilakukan di stan Singapura di Hall 4 Frankfurt Book Fair, Jerman, Kamis 15 Oktober 2015, pukul 16.00 waktu setempat atau pukul 20.00 WIB. Peluncuran dihadiri sejumah panitia Paviliun Indonesia dan beberapa tamu mancanegara. Dalam Frankfurt Book Fair, Goenawan adalah Ketua Komite Nasional Indonesia yang juga tamu kehormatan FBF.

    Menurut Jeniffer Lindsay, kurasi dan penerjemahan buku ini dikerjakan dalam setahun terakhir. "Ada penyempurnaan atas penerjemahan yg sudah dilakukan sebelumnya.

    Direktur Singapore University Press, Peter Schoppert, menyebutkan buku ini merupakan salah satu dari buku-buku pengarang Indonesia yang  diterbitkan perusahaannya. "Karya Goenawan adalah salah satu yang terpenting di Asia. Saya sudah bekerja sama dengan Goenawan dalam 20 tahun terakhir," kata Peter. Rencananya buku setebal 348 halaman ini akan didistribusikan di Malaysia, Thailand selain Singapura sendiri.

    AZ (Frankfurt)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.