Chua Kotak Kibarkan Bendera di Sea World, Bertemu Hiu Besar  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Bassis Kotak, Swasti Sabdastantri (Chua) saat tampil dalam konser musik

    Bassis Kotak, Swasti Sabdastantri (Chua) saat tampil dalam konser musik "Euphoritmic" di Nashville Club, Mall Olympic Garden, Malang, Jawa Timur, 21-9, 2012. TEMPO/STR/Aris Novia Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Lagu Indonesia Raya berkumandang di wahana konservasi bawah laut Sea World, Taman Impian Jaya Ancol, Senin, 17 Agustus 2015. Puluhan orang pun berdiri di depan akuarium raksasa sambil mengangkat tangannya sebagai tanda hormat.

    Di dalam akuarium itu, bassis band Kotak, Swasti Sabdastantri atau Chua, berdiri tegak dengan tabung gas di punggungnya sambil memegang tiang yang di atasnya terdapat bendera Merah Putih. Upacara kemerdekaan sambil menyelam itu pun dimulai.

    Usai menyelam, Chua menceritakan pengalamannya. Dia bangga bisa mengibarkan bendera Indonesia di dalam air. "Apalagi dikelilingi ikan laut, terutama hiu," kata dia.

    Setelah proses upacara itu selesai, kata Chua, dia mengelilingi akuarium. Saat mengelilingi itu, ikan hiu sebesar 3,4 meter diam di depannya. Untung, ujar Chua, dia sudah dilatih oleh instruktur selam agar tidak panik saat melihat ikan hiu.

    Chia mengatakan hal yang dianggap paling sulit saat mengibarkan bendera di dalam air ialah menegakkan badannya. "Saya pakai pemberat badan 35 kilogram agar bisa berdiri," kata dia. "Berat bass saja tidak segitu."

    Selain itu, kata Chua, arti kemerdekaan sendiri ialah Indonesia bebas dari korupsi. Sebab, kata dia, sifat itu akan menghancurkan bangsa.

    Juru bicara PT Impian Jaya Ancol Metty Yan Harahap mengatakan tujuan pengibaran bendera di dalam akuarium ialah untuk edukasi terhadap pengunjung.

    HUSSEIN ABRI YUSUF


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.