Penyebab Aurel Hermansyah Dicap Anak Durhaka oleh Haters  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Titania Aurel Hermansyah usai menonton LENKA LIVE IN CONCERT di Skenoo Exhibition Hall, Gandaria City, Jakarta (4/5). TEMPO/ Nita Dian

    Titania Aurel Hermansyah usai menonton LENKA LIVE IN CONCERT di Skenoo Exhibition Hall, Gandaria City, Jakarta (4/5). TEMPO/ Nita Dian


    Sikap Aurel sebelumnya juga sering mengundang kontroversi.  Sebelumnya, ia pernah  Aurel menegur para pembecinya itu, terutama yang mengenakan hijab.

    "Bukan menghina, tp banyak yg wajahnya berkerudung tapi hati dan mulutnya belum berkerudung, suka mencela, kasar dan dengki," cuit Aurel lewat akunnya @aurelhermansyah, Selasa, 30 Juni 2015.

    Baca juga:
    Sepasang Kekasih Daftar Jadi Sopir Go-Jek Demi Biaya Nikah

    Mau Tahu Sikap Pacar yang Sebenarnya? Coba Lakukan Ini

    "I do respect all the hijabers, saya jg respect pada semua manusia bahkan alam dan isinya. Cuma kecewa aja ada yg berhijab tapi kok belum hijab jg hati, akhlak dan fikirannya. Thats all," cuit Aurel.

     Gadis 17 tahun itu mengatakan di bulan puasa alangkah baiknya mengurangi untuk mencela serta menghujat orang lain dan lebih mengajak untuk berbuat kebaikan. "Bagaimana kita me-neraka kan orang lain, sementara lidah kita pun seperti neraka."

     Baca juga: KERETA CEPAT: Dahsyatnya Pengalaman Naik Kereta Secepat Peluru

    Aurel mulai banyak diidolakan orang, tapi juga makin banyak haters yang menghinanya. Tak tahu pasti apa alasan sebenarnya mereka menghujat Aurel secara terus-terusan tanpa henti. Mereka juga sering mengomentari penampilan Aurel yang disebut mirip dengan wanita dewasa dan melakukan operasi plastik pada wajahnya.

    ALIA

    Baca juga:
    Heboh Gojek: Bisa Dapat Rp 1 Juta per Hari, Sarjana pun Ada

    Mau Tahu Sikap Pacar yang Sebenarnya? Coba Lakukan Ini


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Cara Perlawanan 75 Pegawai KPK yang Gagal TWK

    Pegawai KPK yang gagal Tes Wawasan Kebangsaan terus menolak pelemahan komisi antirasuah. Seorang peneliti turut menawarkan sejumlah cara perlawanan.