'Catatan Akhir Kuliah', Kala Mario Teguh Main Film Komedi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anjani Dina saat ditemui dalam screening film Catatan Akhir Kuliah di Jakarta, 27 Juli 2015. Film ini bergenre komedi motivasi yang diadaptasi dari novel karya Sam Maulana. TEMPO/Nurdiansah

    Anjani Dina saat ditemui dalam screening film Catatan Akhir Kuliah di Jakarta, 27 Juli 2015. Film ini bergenre komedi motivasi yang diadaptasi dari novel karya Sam Maulana. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Rumah Produksi Darhati Films menawarkan genre baru film komedi melalui film perdananya. Film Catatan Akhir Kuliah yang tayang di bioskop sejak 30 Juli merupakan film komedi motivasi. Ini ditegaskan dengan keterlibatan motivator Mario Teguh pada film karya sutradara Jay Sukmo ini.

    Executive Produser Johansyah Jumberan menuturkan film Catatan Akhir Kuliah tidak hanya menyajikan unsur komedi dan menawarkan hiburan pada penontonnya. Namun, melalui kata bijakMario Teguh dan karakter Sam Maulana (Muhadkly Acho), film ini memberikan motivasi, inspirasi, dan edukasi.

    Menurut Johansyah, film ini mengangkat persoalan yang dekat dengan mahasiswa, tapi belum banyak diulas.

    Johansyah mengatakan keterlibatan Mario Teguh mengikuti alur cerita yang ada dalam novel. Mario Teguh bertugas memberikan motivasi yang disampaikan dalam sebuah siaran televisi. Mario Teguh dipilih karena menjadi ikon dan inspirasi bagi mahasiswa secara umum. Sebab, banyak dari kata-kata bijaknya yang membahas persoalan mahasiswa.

    Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiharto juga ikut terlibat pada satu adegan. Bima Arya tampil tidak sampai lima menit dalam film tersebut. Dia bertindak sebagai dosen yang sedang mengajar Sam di kelas. Sedangkan keterlibatan Wali Kota Arya Bima karena syuting ini dilakukan di Bogor. Arya Bima sebagai ikon Bogor, selain IPB, yang kita tampilkan, katanya, belum lama ini.

    BISNIS


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Indonesia dapat Belajar dari Gelombang Kedua Wabah Covid-19 di India

    Gelombang kedua wabah Covid-19 memukul India. Pukulan gelombang kedua ini lebih gawat dibandingkan Februari 2021.