Ubud Village Jazz Festival 2015 Digelar Sore Ini

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gung Anom (kiri) dan Yuri Mahatma (kanan) saat konferensi pers Ubud Village Jazz Festival di Bali Deli, Rabu (20/2). TEMPO/Rofiqi Hasan

    Gung Anom (kiri) dan Yuri Mahatma (kanan) saat konferensi pers Ubud Village Jazz Festival di Bali Deli, Rabu (20/2). TEMPO/Rofiqi Hasan

    TEMPO.CO, Denpasar - Acara tahunan untuk penggemar musik jazz kembali digelar di Museum ARMA, Ubud, Jumat malam, 7 Agustus 2015. Gelaran bertajuk Ubud Village Jazz Festival 2015 itu akan menampilkan puluhan musikus jazz nasional dan internasional. 

    “Ini adalah tahun ketiga," kata Yuri Mahatma, penggagas acara itu.

    Sejumlah musikus Indonesia yang akan tampil antara lain Indra Lesmana, Nial Djuarso, Dewa Budjana, Gustu Bramanta Project, Kirana Big Band, Dion Janapria, Nita Aartsen Trio, dan Dwiki Darmawan. 

    "Kami mencoba konsisten untuk hanya menampilkan musik yang benar-benar jazz,” ujar Yuri.

    Sedangkan musikus internasional yang akan hadir antara lain Oran Etkin, seorang pemain bas klarinet yang memenangi Grammy Award untuk CD kompilasinya yang berjudul All About Bullies. Selain itu, ada Laura Brunner, vokalis jazz dari Amerika, yang berkolaborasi dengan Niel Djuiarso Quartet. 

    Sementara itu, dari Australia, akan hadir Julian Banks Trio dan Alex Lahey. Ada pula musikus Belanda yang terlibat dalam Miles Project dan merupakan pengajar di Bali Summer School.

    Menurut Agung Anom, salah satu anggota panitia, acara ini adalah hasil kerja keras komunitas jazz dengan sejumlah komunitas lain. Mulai seniman hingga pelaku di bidang kuliner ikut terlibat meramaikan. 

    Ubud Village Jazz Festival bertujuan menyampaikan pesan bahwa Ubud memiliki kekayaan lain yang bisa dilihat oleh mata dunia selain kekayaan alam dan tradisinya. Acara ini juga diharapkan menyemai bakat musikus muda dan mengasah intuisi mereka bagi perkembangan jazz di Indonesia. 

    ROFIQI HASAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Fakta Vaksin Nusantara

    Vaksin Nusantara besutan mantan Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto menuai pro dan kontra.