One Direction Bantah Lagu Barunya Kisahkan Zayn Malik

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggota grup musik One Direction, berpose usai meraih penghargaan Top Duo/Group dan Top Touring Artist di ajang Billboard Music Awards 2015 di Las Vegas, 17 Mei 2015. (AP Photo)

    Anggota grup musik One Direction, berpose usai meraih penghargaan Top Duo/Group dan Top Touring Artist di ajang Billboard Music Awards 2015 di Las Vegas, 17 Mei 2015. (AP Photo)

    TEMPO.CO, London - Salah satu anggota One Direction, Louis Tomlinson, membantah lagu baru mereka, Drag Me Down, mengisahkan keluarnya Zayn Malik. "Kalian ingin jawaban kontroversial di sini? Tidak bisa. Lagunya bukan tentang itu, tidak salah lagi," kata Tomlinson dalam sebuah acara, seperti dikutip laman Huffington Post.

    Menurut dia, Drag Me Down bercerita tentang tidak ada yang bisa merendahkan orang. "Kau akan baik-baik saja, jangan khawatir, selama kita bersama dengan yang lain, akan baik-baik saja."

    Tomlinson, yang juga menulis lagu ini, sempat berseteru dengan Malik di Twitter setelah temannya itu keluar dari grup, meski kini mereka telah akur kembali.

    Malik mengomentari lagu itu dengan menyebutnya "sakit" (dalam artian baik) dan memuji teman-temannya bahwa ia "bangga" kepada mereka. Kisah Malik di One Direction ramai di media sosial setelah ia hengkang dari grup band ini.

    Tomlinson juga menceritakan kehidupan band setelah kepergian Zayn Malik dan mengaku awalnya ada yang berbeda. "Saya rasa itu tantangan dan penyesuaian lain. Saya rasa kami sudah melewatinya dan membuktikan lewat single ini," ujarnya.

    Tomlinson juga mengaku ingin menjadi juri X Factor dan ingin berbagi pengalaman dengan generasi berikutnya. "Akan menyenangkan jadi juri, tapi selama kami membuat rekaman berikutnya, tunggu dan lihat saja," tuturnya.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.