Dirawat Karena Dehidrasi, Hari Ini Indro Warkop Boleh Pulang

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Indro Warkop. Dok. TEMPO/Seto Wardhana

    Indro Warkop. Dok. TEMPO/Seto Wardhana

    TEMPO.COJakarta - Komedian Indro Warkop hari ini sudah bisa pulang ke rumah setelah menjalani perawatan pasca-dehidrasi ringan yang dideritanya. Pada Sabtu, 18 Juli 2015, Indro sempat dilarikan ke unit gawat darurat Rumah Sakit Metropolitan Medical Centre (RS MMC), Jakarta, karena tubuhnya lemas dan panas.

    Indro mengalami dehidrasi sedang karena kurang minum air putih. Hal ini menyebabkan menurunnya kandungan kalium di dalam tubuh Indro yang mempengaruhi sistem kerja otot dan saraf.

    "Kalium itu nutrisi untuk otot dan saraf, takutnya itu (penurunan kadar kalium) berpengaruh ke otot jantung," ujar Indro saat dikunjungi di kamar 304 RS MMC, Jakarta Selatan, Senin, 20 Juli 2015.

    Sejak 2005, Indro memiliki riwayat sakit jantung. Pria kelahiran Jakarta, 8 Mei, 57 tahun lalu, ini pernah menjalani operasi bypass. Karena itu, tindakan medis segara dilakukan untuk mengantisipasi pengaruh penurunan kadar kalium itu ke jantung Indro.

    "Sampai tadi, kalium aku sudah mendekati normal. Sudah dicek semua, yang lain enggak ada masalah. Enggak ada yang menjurus ke operasi," tutur penggemar sepeda motor gede itu.

    Indro sadar bahwa dehidrasi ini disebabkan oleh kelalaiannya dalam memperhatikan jumlah asupan cairan ke dalam tubuh. Jadi Indro tidak ingin menyalahkan pekerjaan atau kegiatan lainnya.

    Seusai istirahat penuh di ranjang rumah sakit, keadaan Indro perlahan kembali pulih. Rencananya, jika Selasa ini tidak ada gangguan lain pada tubuhnya, Indro diperbolehkan pulang untuk merayakan Lebaran yang sempat tertunda bersama keluarga.

    "Insy Allah besok (Selasa) pagi atau sore sudah boleh pulang. Kalau ingat cucu, saya jadi semangat lagi," ucap komedian yang pernah tergabung dalam grup komedi Warkop DKI bersama mendiang Kasino dan Dono ini.

    LUHUR TRI PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapal Selam 44 Tahun KRI Nanggala 402 Hilang, Negara Tetangga Ikut Mencari

    Kapal selam buatan 1977, KRI Nanggala 402, hilang kontak pada pertengahan April 2021. Tiga jam setelah Nanggala menyelam, ditemukan tumpahan minyak.