Burgerkill Sedang Garap Album Baru

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penampilan band metalcore asal kota Bandung, Burgerkill  di festival musik Rock In celebes di Celebes Convention Center, Makassar , 20 Desember 2014,malam.  Perhelatan festival musik Rock tersebut menghadirkan 41 band serta musisi dan Berbagai band dari segala penjuru Indonesia, seperti Sulawesi, Kalimantan, dan pulau-pulau lain sebagai ajang unjuk gigi.TEMPO/Iqbal Lubis

    Penampilan band metalcore asal kota Bandung, Burgerkill di festival musik Rock In celebes di Celebes Convention Center, Makassar , 20 Desember 2014,malam. Perhelatan festival musik Rock tersebut menghadirkan 41 band serta musisi dan Berbagai band dari segala penjuru Indonesia, seperti Sulawesi, Kalimantan, dan pulau-pulau lain sebagai ajang unjuk gigi.TEMPO/Iqbal Lubis

    TEMPO.CO , BANDUNG:- Band metal Burgerkill tengah membuat karya terbaru sebagai album kelima. Album itu menjadi kado khusus bagi band tersebut yang masih bertahan di usianya kini yang telah 20 tahun.

    Album baru itu ditandai dengan pelepasan single Undefeated beberapa waktu lalu. "Ide album sudah 75 persen tapi belum direkam karena kesibukan tur termasuk rencana ke Eropa," kata Ramdan, basis Burgerkill kepada Tempo di studio Jalan Gumuruh, Bandung.

    Album baru itu musiknya akan berpatokan dari karya terakhir. Seperti biasanya, kata Ramdan, mereka menggarap musiknya dulu kemudian lirik berbahasa Inggris. 

    Rencana awal, album baru itu rampung pertengahan 2015. Namun karena persiapan tampil di Jerman dan Inggris pada akhir Juli dan 8 Agustus mendatang, penggarapan album ditinggalkan sementara waktu. "Targetnya akhir tahun ini jadi," kata Ebenz, gitaris dan salah seorang pendiri band itu.

    Peluncuran album kelima itu bakal dilakukan bersamaan dengan Hellshow Festival di Cimahi, sekaligus perayaan 20 tahun Burgerkill.

    ANWAR SISWADI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.