Lebaran Nanti, Acha Septriasa dan Reza akan "Lamaran"

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Artis Acha Septriasa menunjukkan novel yang akan dibintanginya dalam film terbarunya Bulan Terbelah di Langit Amerika di Jakarta, 20 Juni 2015. Suskes dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa, membuat Acha tidak menyiakan kesempatan untuk bermain dalam sekuelnya di film Bulan Terbelah di Langit Amerika. TEMPO/Nurdiansah

    Artis Acha Septriasa menunjukkan novel yang akan dibintanginya dalam film terbarunya Bulan Terbelah di Langit Amerika di Jakarta, 20 Juni 2015. Suskes dalam film 99 Cahaya di Langit Eropa, membuat Acha tidak menyiakan kesempatan untuk bermain dalam sekuelnya di film Bulan Terbelah di Langit Amerika. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO , Jakarta: Acha Septriasa akan beradu akting bersama Reza Nangin di film Lamaran. Film bergenre komedi yang digarap oleh sutradara Monty Tiwa itu akan tayang di bioskop seluruh Indonesia pada 15 Juli 2015.

    Dalam film ini, kebolehan akting Acha benar-benar diuji. Dia harus memerankan Tiar Sarigar, gadis Batak yang berprofesi sebagai pengacara. Tiar memiliki karakter gadis yang cerdas, tapi juga kocak. Jadi, Acha dituntut untuk bisa konyol agar berhasil mengocok perut penonton.

    "Saya sempet gak pede setengah mati karena karakter Tiar itu ambisius dan agak gesrek," ujar Acha saat konferensi pers di XXI Epicentrum, Rabu, 8 Juli 2015.

    Film ini menceritakan tentang Tiar yang menjadi pengacara Basuki dalam kasus korupsi. Selama mengerjakan kasus itu, Tiar kerap mendapat ancaman dari musuh Basuki yang menginginkan Basuki dipenjara.

    Lalu, dua agen rahasia membantu Tiar dengan segala cara termasuk merekayasa perjodohan Tiar bersama Aan (Reza), pria Sunda yang bekerjasama sebagai resepsionis di kantor Tiar. Selama perjodohan itu, konflik pun bermunculan, mulai dari benturan budaya antara Batak dan Sunda yang kocak, serta rekayasa perjodohan yang melibatkan perasaan antara Tiar dan Aan.

    Selain Acha dan Reza, sejumlah aktor dan aktris ternama ikut bermain di film ini. Di antaranya adalah Restu Sinaga, Mak Gondut, Ari Kriting, dan Sacha Stevenson.

    Dalam film ini, Monty Tiwa masih membuktikan kelincahannya menggarap film komedi. Walaupun lucu, film ini kaya ajaran moral. Salah satunya adalah pesan akan pentingnya hidup saling mencintai dalam keberagaman budaya.

    "Dari dulu, saya memang tertarik dengan film bertema benturan budaya di Indonesia," ujar sutradara yang pernah menggarap film Aku, Kau, & KUA (2014) itu.

    LUHUR PAMBUDI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Olahraga Pada Puasa Ramadan Saat Pandemi, Dapat Mencegah Infeksi Covid-19

    Olahraga saat puasa dapat memberikan sejumlah manfaat. Latihan fisik dapat mencegah infeksi Covid-19 saat wabah masih berkecamuk di Ramadan 1442 H.