Jackie Chan Ingin Anaknya Dipenjara 6 Bulan Tiap Tahun  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Aktor dan sutradara Hong Kong, Jackie Chan berpose jelang menghadiri peluncuran aplikasi permainan anti-narkoba, Aversion di Nanyang Polytechnic, Singapura, 7 Mei 2015. Jackie Chan merupakan seorang aktor laga yang juga Duta Anti-norkoba. (Suhaimi Abdullah/Getty Images)

    Aktor dan sutradara Hong Kong, Jackie Chan berpose jelang menghadiri peluncuran aplikasi permainan anti-narkoba, Aversion di Nanyang Polytechnic, Singapura, 7 Mei 2015. Jackie Chan merupakan seorang aktor laga yang juga Duta Anti-norkoba. (Suhaimi Abdullah/Getty Images)

    TEMPO.COBeijing - Jackie Chan merupakan aktor sekaligus Duta Antinarkoba Singapura. Ironisnya, putranya sendiri sempat menjadi pecandu.

    Pada 2014, anak Jackie Chan, Jaycee, dipenjara karena menggunakan narkoba. Jay pun ditahan selama 6 bulan.

    Saat ini Jaycee telah bebas hukuman. Hanya saja, Jackie Chan inginanaknya dipenjara selama 6 bulan setiap tahun. Bintang Dragon Blade tersebut melihat banyak perubahan dari sikap Jaycee setelah dipenjara.

    Dilansir China Topix, Minggu, 5 Juli 2015, saat menghadiri variety show bertajuk Day Day Up, Chan mengkampanyekan antinarkoba serta bercerita banyak tentang anaknya.

    Chan mengatakan saat ini Jay sudah mulai hidup teratur. Jay kini memiliki waktu untuk membaca buku dan menulis lagu.

    Melihat perubahan anaknya, Chan bergurau. "Seharusnya, tiap tahun, ia tinggal di penjara selama setengah tahun," ucap Chan.

    Sebelumnya, saat anaknya ditangkap, Chan menangis saat meminta maaf kepada publik karena merasa gagal mendidik Jaycee. "Saya merasa gagal jadi orang tua," tutur Chan kala itu.

    Jaycee juga sempat meminta maaf kepada publik, pun kepada ayahnya. "Saya membuat kesalahan. Saya akan selalu ingat pelajaran ini. Saya tidak akan melakukan kesalahan lagi pada masa depan. Saya benar-benar menyesalinya," kata Jay.

    CHINA TOPIX | RINA ATMASARI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Aman Ibadah Sholat Ramadan Saat Covid-19

    Pemerintah DKI Jakarta telah mengizinkan masjid ataupun mushola menggelar ibadah sholat dalam pandemi.