Kurang Dua Bulan, Tiket Konser Bon Jovi Terjual Habis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Musisi Richie Sambora tampil eksklusif saat konser di Huxleys di Berlin, Jerman, 22 Juni 2014. Konser tersebut merupakan penampilan perdananya usai keluar dari grup band Bon Jovi beberapa waktu lalu. (Frank Hoensch/Getty Images)

    Musisi Richie Sambora tampil eksklusif saat konser di Huxleys di Berlin, Jerman, 22 Juni 2014. Konser tersebut merupakan penampilan perdananya usai keluar dari grup band Bon Jovi beberapa waktu lalu. (Frank Hoensch/Getty Images)

    TEMPO.COJakarta - Tiket konser “Bon Jovi Live! in Jakarta” kelas VIP untuk pertunjukan bulan September nanti telah habis terjual. Demikian disampaikan penyelenggara acara.

    "Tiket kategori VIP ternyata adalah tiket yang pertama habis terjual," kata Managing Director Live Nation Indonesia Kimberley Fraser melalui siaran pers yang diterima Antara News.

    Menurut keterangan resmi penyelenggara, kategori tribun bawah dan festival A juga terjual sangat cepat. Arus penjualan tiket yang dibuka pada 29 Juni 2015 ini kuat dan aktif.

    Promotor mengimbau para penggemar untuk membeli tiket di gerai resmi yang mereka tunjuk, antara lain situs Bonjovijakarta.com.

    Bon Jovi, band rock asal Amerika Serikat, kembali menggelar konser di Tanah Air pada 11 September 2015 di Gelora Bung Karno. GBK akan diatur agar dapat menampung sekitar 40 ribu penonton konser “Bon Jovi Live! in Jakarta” nanti.

    Area konser akan dibagi menjadi lima kelas dengan harga terendah Rp 500 ribu untuk kelas tribun Atas, berwarna oranye. Untuk tribun bawah, hijau, Live Nation Indonesia menjual tiket seharga Rp 750 ribu. Tiket untuk kelas festival dijual Rp 950 ribu untuk kategori B (biru muda) dan Rp 1.250.000 untuk yang A (biru tua). Tiket tertinggi dijual Rp 3.500.000 untuk kelas VIP.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Empat Macam Batal Puasa

    Ada beberapa macam bentuk batalnya puasa di bulan Ramadan sekaligus konsekuensi yang harus dijalankan pelakunya.