Denada dan Jerry Sepakat Cerai Secara Damai

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Denada menghadiri pemutaran film terbarunya 'Habis Gelap Menuju Terang' di XXI Cinema Plaza Senayan, Jakarta, Senin 4 Agustus 2014. Denada berperan antagonis sebagai sosok ibu tiri yang kejam. TEMPO/Nurdiansah

    Denada menghadiri pemutaran film terbarunya 'Habis Gelap Menuju Terang' di XXI Cinema Plaza Senayan, Jakarta, Senin 4 Agustus 2014. Denada berperan antagonis sebagai sosok ibu tiri yang kejam. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Denada dan Jerry Aurum sepakat mengakhiri bahtera rumah tangga yang sudah berjalan 3 tahun lamanya. Pengacara Elza Syarif membenarkan kabar tersebut.

    "Mereka ingin bercerai secara damai. Keputusannya sudah dibuat antara Denada dan Jerry," katanya saat ditemui di kantornya di Jalan Latuharhari No.19 Jakarta, Jumat, 3 Juli 2015. 

    Elza mengaku diminta Emilia Contessa, ibunda Denada untuk mengurus perceraian Denada dan Jerry. Saat itu Emilia mengatakan bahwa Denada dan Jerry sudah melakukan segala cara namun akhirnya mereka sepakat untuk bercerai.

    Elza menuturkan Denada dan Jerry  masih berkomunikasi dengan baik. "Kan cerainya juga damai, buktinya mereka dua-duanya setuju untuk membuat perdamaian dengan saya. Jerry pun datang," katanya.

    Dalam kesepakatannya, menurut Elza, Denada hanya meminta hak asuh anak, ia tidak menuntut harta gono gini atau semacamnya.

    Pengacara kondang kelahiran Jakarta, 24 Juli 1957 ini juga bahkan mengatakan Jerry Aurum pun  menggunakan jasanya.

    Denada dan Jerry Aurum menikah di Bali pada 15 Februari 2012. Dari pernikahan tersebut, keduanya dikaruniai seorang putri bernama Shakira Aurum.

    Pada 24 Juli 2015 Denada mendaftarkan gugatan cerainya ke Pengadilan Agama Jakarta Selatan. Sidang cerai perdana akan dihelat pada 3 Agustus 2015 mendatang.



    DINI TEJA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.