Jadi Yakuza, Apakah Yayan Berani Ditato?  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yayan Ruhian menunjukkan aksinya di dekat poster film The Raid 2: Berandalan saat ditemui Tempo di Jakarta (05/02). Yayan menjadi koreografer sekaligus bintang film laga dalam film The Raid dan Berandalan. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Yayan Ruhian menunjukkan aksinya di dekat poster film The Raid 2: Berandalan saat ditemui Tempo di Jakarta (05/02). Yayan menjadi koreografer sekaligus bintang film laga dalam film The Raid dan Berandalan. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta - Dalam film Jepang, Yakuza Apocalypse, Yayan Ruhian berperan sebagai seorang Yakuza yang hebat dalam bela diri. Umumnya, Yakuza identik dengan tato di punggungnya. Lalu, bagaimana dengan Yayan? Apakah dia berani ditato demi perannya sebagai Yakuza?

    Tentu saja tidak. Pria asal Tasikmalaya itu mengaku tidak sanggup untuk ditato. Sebagai gantinya, tubuh Yayan dilukis dengan motif yang sama dengan tato Yakuza. Namun, Yayan mengakui proses pengecatan adalah bagian tersulit dalam pembuatan film ini karena butuh waktu yang lama.

    "Proses ngecatnya butuh waktu 5-6 jam. Saya harus berganti posisi berkali-kali selama pengecatan," ujar Yayan Ruhian saat ditemui di Plaza Semanggi, 29 Juni 2015.

    Lukisan di tubuh Yayan dikerjakan oleh dua seniman Negeri Sakura itu. Lukisan itu bukanlah tanpa arti. Di film ini, Yayan berperan sebagai Kyoken yang secarah harfiah berarti mad dog (anjing gila). Di film ini, Yayan tidak meninggalkan karakter Mad Dog yang sudah menjadi ciri khas-nya ketika bermain di film The Raid (2012). Jadi, di punggung Yayan terlihat jelas lukisan anjing gila yang kepalanya mendongak dan terlihat liur keluar dari mulut anjing itu.

    "Di film ini, saya masih membawa peran Mad Dog. Orang-orang sudah mengenal saya sebagai Mad Dog, jadi itu tidak akan saya tinggalkan," tutup Yayan.

    LUHUR PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Ketentuan THR Ramadan 2021: Tidak Boleh Dicicil

    Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziyah telah mengeluarkan edaran THR Ramadan 2021 yang mewajibkan perusahaan membayarnya sesuai dengan undang-undang.