Citos: Belum Ada yang Jual Tiket Bon Jovi  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • (ki-ka) Dewi Gontha Presiden Director Java Festival Production, Wisnu Surjono Managing Direcotr Universal Music Indonesia, Dennis Argenzia Vice President Asia Touring Live Nation dan Kimberley Fraser Managing Director Live Nation Indonesia memberikan keterangan kepada media jelang konser Bon Jovi Live ke Jakarta di Fairmont Hotel, Jakarta, 18 Juni 2015. Bon Jovi akan mengguncang Jakarta pada Jumat 11 September 2015. TEMPO/Nurdiansah

    (ki-ka) Dewi Gontha Presiden Director Java Festival Production, Wisnu Surjono Managing Direcotr Universal Music Indonesia, Dennis Argenzia Vice President Asia Touring Live Nation dan Kimberley Fraser Managing Director Live Nation Indonesia memberikan keterangan kepada media jelang konser Bon Jovi Live ke Jakarta di Fairmont Hotel, Jakarta, 18 Juni 2015. Bon Jovi akan mengguncang Jakarta pada Jumat 11 September 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Band rock 70-an Bon Jovi akan menggelar konser di Gelora Bung Karno, Jakarta, 11 September 2015. Belum lama ini muncul iklan penjualan tiket konser Bon Jovi di media sosial. Banyak publik yang mempertanyakan kebenaran iklan tersebut. Selain itu, ada pula yang mengeluhkan harga tiket yang mahal.

    Namun Live Nation Indonesia selaku promotor pernah menyampaikan pada konferensi pers di Hotel Fairmont, Jakarta, pada 18 Juli 2015 bahwa harga tiket baru akan diumumkan pada 29 Juni 2015. Hal ini tentu menimbulkan banyak pertanyaan soal kebenaran tiket yang dijual di media sosial itu. Lokasi pembelian tiket yang tercantum di iklan tersebut adalah Cilandak Town Square, Kemang, Blok M, Senayan, Tebet, Cempaka Putih, dan Cibubur.

    Tempo mendatangi Cilandak Town Square (Citos) yang menjadi salah tempat transaksi tiket konser itu. Irwan, selaku pihak marketing di Citos, mengungkapkan bahwa tidak ada kios yang menjual tiket konser di sana.

    "Enggak ada. Kalau ada pasti kami punya catatannya. Tidak ada yang meminta izin menjual tiket yang mengatasnamakan Bon Jovi," ujarnya pada Sabtu, 27 Juni 2015.

    Adapun Rahmat, seorang petugas keamanan di Citos, mengaku pernah ditanya oleh orang yang ingin membeli tiket. Dia juga mengaku tidak tahu soal kabar tiket konser yang dijual di sana.

    "Waktu itu pernah ada yang nanyain. Tapi saya enggak tahu kalau ada tempat yang jual tiket di sini. Biasanya kalau ada apa-apa, security pasti juga tahu," tuturnya. 

    Harga tiket yang ditawarkan di iklan tersebut bervariasi, yaitu VVIP (5,8 juta), VIP (3,7 juta), festival (1,5 juta), dan tribun (1,2 juta). Namun sampai saat ini belum ada pernyataan dari promotor ihwal penjualan tiket yang diduga palsu itu.

    LUHUR PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.