Ciao Bella, Syahrini Ada di Line  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syahrini disiram cairan slime usai dinobatkan menjadi Icon Of The Year dalam malam penghargaan Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards 2015 di Jakarta, 10 Juni 2015. Indonesia Kids Choice Awards 2015 mengambil tema Slimenya Tuh Disini, Raisa bersama Syahrini menjadi Special Public Figure anak-anak Indonesia. TEMPO/Nurdiansah

    Syahrini disiram cairan slime usai dinobatkan menjadi Icon Of The Year dalam malam penghargaan Nickelodeon Indonesia Kids Choice Awards 2015 di Jakarta, 10 Juni 2015. Indonesia Kids Choice Awards 2015 mengambil tema Slimenya Tuh Disini, Raisa bersama Syahrini menjadi Special Public Figure anak-anak Indonesia. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - LINE, aplikasi pesan dan life platform dengan 205 juta pengguna aktif di seluruh dunia setiap bulannya, mengumumkan perilisan stiker suara lokal pertama dengan menggandeng salah satu diva ikonik Indonesia, Syahrini. 

    Satu set stiker yang berjudul “Ciao Bella, Syahrini” tersebut terdiri atas 24 stiker yang mengangkat tema serta jargon populer dari Syahrini dan juga ekspresi sehari-hari dengan suara khasnya.

    "LINE telah menjadi pionir fitur stiker dalam dunia aplikasi pesan dengan meluncurkan banyak jenis stiker, mulai dari yang berbentuk kartun sampai dengan animasi, dan kini menghadirkan kategori stiker suara," tulis LINE dalam pernyataan resmi. 

    Sebelumnya, LINE juga telah merilis sejumlah set stiker dari beberapa selebritas, seperti Raisa, Joe Taslim, Sandra Dewi, para pemeran film Ada Apa Dengan Cinta serta pasangan suami-istri Bunga Citra Lestari-Ashraf Sinclair.

    Format stiker suara yang baru dirilis tersebut memberikan kesempatan pada para pengguna untuk tidak hanya mengekspresikan diri dengan stiker bergambar selebriti, tapi juga dapat mengeluarkan suara asli milik si tokoh/selebriti. 

    Bahkan, stiker suara ini menampilkan kata-kata atau kalimat terkenal dan khas dari Syahrini seperti "Alhamdulillah ya", "Seperti itu", dan "Ciao Bella", yang dapat digunakan untuk menyampaikan pikiran dan emosi yang mungkin sulit untuk diungkapkan secara langsung.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.