Penyanyi Luar Negeri Rajin Konser di Indonesia, Slank Terpecut

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Personel grup band Slank Bimbim (kedua kanan), Kaka (tengah), Ridho (kiri), Ivanka (kanan) dan Abdee Negara (kedua kiri) berfoto bersama seusai memberi keterangan pers di markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, 22 Maret 2015. ANTARA FOTO

    Personel grup band Slank Bimbim (kedua kanan), Kaka (tengah), Ridho (kiri), Ivanka (kanan) dan Abdee Negara (kedua kiri) berfoto bersama seusai memberi keterangan pers di markas Slank, Gang Potlot, Jakarta, 22 Maret 2015. ANTARA FOTO

    TEMPO.CO, Jakarta - Indonesia kini menjadi negara tujuan konser sejumlah penyanyi solo dan band mancanegara. Sepanjang tahun ini, sederet penyanyi luar negeri telah dan akan menggelar pertunjukan di Jakarta. Sebut saja One Direction, Ariana Grande, Bon Jovi, Chris Brown, sampai Pentatonix.

    Melihat fenomena itu, pendiri grup band Slank, Bimbim mengatakan penyanyi dan band Tanah Air mesti mengambil hikmahnya. Kehadiran musikus asing itu, menurut penggebuk drum Slank, ini harus menjadi penyemangat untuk berkarya lebih baik lagi. "Insya allah, buat Slank, itu bisa menjadi pecutan untuk bersaing lebih," kata Bimbim di Jakarta, Rabu 24 Juni 2015.

    Bimbim berujar, segmentasi penikmat karya musikus luar negeri itu juga berbeda dari seniman dalam negeri. "Jadi, enggak usah takut-lah," katanya.

    Lagipula, Bimbim memperhatikan sejak dulu banyak band baru di Indonesia yang datang dan pergi. Bimbim menjelaskan, ada dua alasan seorang penyanyi atau grup band ditinggalkan penggemarnya.

    "Band ditinggalin penggemar karena udah habis masanya," katanya. Alasan lainnya, adalah ketika band tersebut sudah tidak berkarya lagi.

    Nah, hanya satu kunci untuk mempertahankan eksistensi di dunia musik, kata Bimbim, yakni berkarya. Karena itu, Bimbim percaya jika seorang penyanyi atau sebuah band masih aktif berkarya, mulai dari membuat lagu, album maupun membuat fans club, maka penggemar akan setia.

    Slank merupakan salah satu band legendaris yang masih aktif mengeluarkan lagu dan album baru. Kemarin, band yang berdiri pada 1983, itu merilis single berjudul Halal.

    DINI TEJA



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.