Lagu Film Titanic Ciptaan Horner Bikin Cameron Menangis  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • SutradaraA film Titanic, James Cameron saat menghadiri konferensi pers mengenai peluncuran film Titanic 3D di Jepang. AP Photo/Shizuo Kambayashi

    SutradaraA film Titanic, James Cameron saat menghadiri konferensi pers mengenai peluncuran film Titanic 3D di Jepang. AP Photo/Shizuo Kambayashi

    TEMPO.CO, Jakarta - Lagu yang mengiringi adegan utama film Titanic menyentuh siapa pun yang mendengarnya. Sang sutradara, James Cameron, mengaku menangis pertama kali ketika mendengar musik lagu itu dimainkan oleh komposer James Horner.

    Cameron mengatakan dia mengemudikan mobilnya ke rumah Horner saat itu. Dia ingin mendengarkan konsep lagu untuk film Titanic yang digarapnya. “Dia lalu duduk dan mengatakan saya kira ini lagu utama untuk film ini. Dia memainkan lagu itu sekali dan saya menangis,” ujar Cameron mengenang awal kerja samanya dengan Horner.

    Saat itu dia tahu, ide Horner untuk tema lagu yang dinyanyikan tokoh Rose ini, Horner akan memberikan hati dan jiwa dari film ini.

    Tak hanya sekali rupanya Cameron menangis ketika mendengar setiap lagu atau musik yang dimainkan Horner ini. Ketika lagu itu dimainkan di studio, dia pun menangis lagi. “Kamu berhasil,” ujarnya kepada Horner saat itu. Sang komposer malah dengan rendah hati menjawab, ”Aku tidak melakukan apa pun.”

    Itulah kenangan terindah Cameron ketika berkolaborasi dengan komposer James Horner. Horner meraih Oscar lewat Titanic untuk kategori penilaian terbaik dan lagu tema terbaik My Heart Will Go On yang dinyanyikan Celine Dion. Lagu tersebut digarap bersama penulis lirik Will Jennings. Cameron juga berkolaborasi dengan Horner lewat Avatar.

    Dia juga langganan masuk nominasi untuk kategori best scores dan lagu terbaik lewat Avatar, House of Sand and Fog, A Beautiful Mind, Apollo 13, Braveheart, Field of Dreams, An American Tail, dan Aliens. Film populer lain yang musiknya digubah Horner, yaitu Apollo 13, A Beautiful Mind, dan Troy.

    Komposer musik film pemenang Oscar Titanic, James Horner, tewas dalam kecelakaan pesawat di selatan Santa Barbara, California, Senin, 22 Juni 2015, waktu setempat.
    Horner, 61 tahun, mengemudikan sendiri pesawat pribadi tersebut. Dalam pesawat dipastikan tidak ada orang lain. "Dia adalah pilot yang terlatih," seperti ditulis laman BBC.

    Kecelakaan tersebut menimbulkan kobaran api yang cukup besar. Polisi dan pemadam kebakaran bekerja sama memadamkan api. Belum diketahui secara detail penyebab kecelakaan tersebut. Ucapan belasungkawa mengalir melalui akun media sosial para pesohor, aktor, sutradara, dan penyanyi Hollywood. Mereka merasa kehilangan sosok James Horner.

    HUFFINGTONPOST | DIAN YULIASTUTI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kapolri Keluarkan 11 Langkah dalam Pedoman Penerapan UU ITE

    Kepala Kepolisian RI Jenderal atau Kapolri Listyo Sigit Prabowo mengeluarkan pertimbangan atas perkembangan situasi nasional terkait penerapan UU ITE.