Inilah Rahasia Ayu Gani yang Jarang Diungkap

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayu Gani berpose dalam episode ke-9

    Ayu Gani berpose dalam episode ke-9 "The Girl Who Flew to The Top", Asia Next Top Model. Di final, Ayu Gani menggunguli dua pesaingnya, Monika Sta Maria asal Filipina dan Cheng Bradshaw asal Singapura. Asntm3.com

    TEMPO.CO , Jakarta:Nama Ayu Lestari Putri Gani alias Ayu Gani, 23 tahun, kian populer setelah memenangkan ajang kompetisi model terbesar se-Asia, Asia's Next Top Model musim ketiga (AsNTM3) di Singapura.  Gani membuat sejarah, menjadi model pertama yang mememangkan ajang bergengsi yang terinspirasi dari reality show America's Next Top Model yang dicetuskan oleh super model Tyra Banks, tidaklah mudah.

    Mengawali karier lewat kompetisi Wajah Femina tahun 2011, Gani yang keluar sebagai pemenang favorit merasakan perbedaan yang begitu besar setelah mengikuti kompetisi ini.  Gani mengaku banyak belajar, dari sejumlah kelemahan yang selama ini menjadi rahasianya. Apa saja itu? (baca:Ayu Gani Memulai Karier Modeling di London)

    1. Grogi dan Tak Pede karena Pendek

    Meski tampil sebagai juara Asia’s Next Top Model 2015, Ayu Gani seringkali tak pede ketika menghadapi model yang badannya lebih tinggi dan seksi. Namun Ayu Gani  berhasil mengalahkan semua kontestan dan menjadi pemenang pertama dari Indonesia di acara bergengsi tersebut. “Saya nggak nyangka bisa menang, bahkan tak pernah bermimpi untuk menang. Namun saya bangga jadi orang Indonesia pertama yang memenangi acara bergengsi ini. Ini bagaikan mimpi jadi kenyataan. Saya senang sekali,” ucap Ayu soal kemenangannya.(baca: Ayu Gani Masuk Final Asia's Next Top Model: Selalu Grogi  )

    Namun, wanita 23 tahun itu mengaku tidak percaya diri menghadapi para pesaingnya. "Saya selalu nervous dan tidak pede dengan kemenangan ini," kata Gani. "Tubuh saya pendek, tidak setinggi yang lain. Tapi banyak teman yang selalu beri dukungan.," kata  Gani.
        

    2.    Sulit Tersenyum

    Gani mengaku merasa kesulitan kalau diminta acting atau berpose tersenyum. Saat merepresentasikan high fashion. " Saya takut kalau tersenyum, mata saya langsung hilang, tambah sipit," kata Gani. Namun menurut Gani, kedua sahabatnya selama di kompetisi Asia Next Top Model, selalu menyemangatinya. "Mereka menyebut saya memiliki senyum yang cantik," kata Gani. Ia akirnya berlatih tersenyum di depan kaca. "Sepanjang malam dan akhirnya saya bisa. Sekarang sudah membiasakan diri untuk tersenyum, he he he,” kata Gani.

    3.    Hobi makan dan masak

    Ayu Gani sesungguhnya penyuka makanan. Lihatlah akun instagramnya, @Ganegani, akan kaget melihat Ayu Gani gemar makan. Lihat saja berbagai makanan yang dipamerkan dalam postingan Ayu, ia penyuka rawon, soto dan tempe. Juga kepiting. Tapi ada satu cemilan Ayu Gani yang susah didapet diman-mana. " Biskuit Bayi," kata Ayu Gani dalam percakapannya dengan Tempo, beberapa waktu lalu.  Ayu, model dengan tinggi 173 ini mengaku tak pernah diet. Dan ternyata, menurut Tahlia Rahji, salah satu kontestan Asia Next Top Model asal Indonesia, Gani tergolong rajin masak selama di markas kompetisi. Masakannya, dari Pancake hingga makanan berat, disantap dan dipuji banyak model lain.

    4.  Bisnis makanan

    Hobi masak Ayu Gani membuahkan hasil. Seringnya bikin sarapan oats dengan rupa-rupa resep, seperti banana nutella french toast, strawberry chia oatmeal with cripsy granola dan manggo kiwi and apple chips oatmeal ternyata sering dicicip kawan-kawannya sesamamodel. Karena laris manis di tangan kawan-kawannya, banyak pesanan datang. Gani pn mencoba jualan overnight oats melalui jejaring sosial. (baca:Jadi Model Top Asia, Ayu Gani Tergoda Bisnis Aksesori)

         

    5.    Traveling

    Ayu Gani ternyata penyuka travelling. Hobi yang paling disukai in, terlihat di akun instagramnya. Penuh foto-foto traveling menarik. Salah satu destinasi yang paling disukai adalah pergi ke Museum'." Banyak yang bisa dipelajari dari museum, sejarah, orang-orang dan trend masyarakat di masa itu," kata Ayu Gani.

    DINI TEJA   LUHUR


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.