Dua Film Produksi Indonesia Berhasil Meraih Dua Penghargaan

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Riri Riza, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik FFI 2014, menyampaikan ucapan terima kasih, dalam penganugerahan Piala Citra di Palembang, Sumsel, 6 Desember 2014. Ia menang dalam film

    Riri Riza, Penulis Skenario Adaptasi Terbaik FFI 2014, menyampaikan ucapan terima kasih, dalam penganugerahan Piala Citra di Palembang, Sumsel, 6 Desember 2014. Ia menang dalam film "Sokola Rimba". TEMPO/Charisma Adristy

    TEMPO.CO, Jakarta - Dua film produksi Indonesia berhasil meraih dua penghargaan terbaik untuk kategori Film Dokumenter Terbaik dan Soundtrack Music Terbaik dalam Festival Film Hainan Jalur Sutra Maritim Abad 21.

    Film Biji Kopi Indonesia atau yang memiliki nama internasional Aroma of Heaven ditetapkan sebagai Film Dokumenter Terbaik, demikian pernyataan tertulis KBRI Beijing yang diterima Antara di Beijing, Sabtu

    Film berjudul Sokola Rimba ditetapkan sebagai film dengan The Best Soundtrack Music.

    Ini adalah penghargaan yang tinggi dan terhormat untuk karya-karya film di Cina dan film asing yang berada di wilayah Asia, khususnya pada jalur sutera.

    Untuk film Cina yang terdaftar ikut festival itu adalah 150 film dengan 46 judul film masuk beberapa nominasi.

    Negara-negara asing di wilayah jalur sutra maritim yang ikut mendaftarkan film adalah Indonesia, Thailand, Malaysia, India, Singapura, Sri Lanka, dan Italia.

    Jumlah film asing yang masuk nominasi delapan film, salah satunya dari Indonesia dengan film Skola Rimba dan Aroma of Heaven.

    Negara-negara lainnya yang filmnya masuk nominasi adalah Malaysia dengan film The Journey, Terbaik dari Langit, dan Nine-mine Fragrance. Disusul Thailand dengan film Yes or No. Selanjutnya Singapura dengan film The Frogmen dan Italia dengan film Maritime Silk Road.

    Ada lima kategori penghargaan film dalam festival ini, yaitu Best Film Making Technology Award, Best Film Acting Award, Best Film Making Award, Best Picture Award, dan Best film Award.

    Sokola Rimba yang disutradarai Riri Reza diangkat dari pengalaman nyata aktivis pendidikan Butet Manurung yang mengabdikan diri mengajar membaca dan berhitung kepada anak-anak Suku Anak Dalam di pedalaman hutan Jambi.

    Sementara film Biji Kopi Indonesia arahan sutradara muda Budi Kurniawan, produksi Perusahaan Umum Produksi Film Negara (PFN), Budfilm, Traffic Production, GoodNews Filma, menampilkan profil kopi Indonesia dari berbagai daerah di Indonesia.

    Kepala Fungsi Penerangan dan Sosial Budaya KBRI Beijing Santo Darmosumarto mengatakan prestasi Indonesia di festival film di Hainan, Cina tersebut dapat menjadi media bagi insan film kedua negara saling bekerja sama.

    "Melalui film, masyarakat kedua bangsa juga dapat saling mengenal budaya dari masing-masing negara, sehingga ada saling pemahaman yang utuh dari masyarakat Indonesia dan Cinak," kata dia.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    5 Obat Sakit Perut Alami

    Berikut bahan alami yang kamu perlukan untuk membuat obat sakit perut alami di rumah.