Adam Lambert: Ini Saatnya American Idol Berakhir  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Adam Lambert. AP/Sony Music Malaysia

    Adam Lambert. AP/Sony Music Malaysia

    TEMPO.COJakartaRunner-up American Idol Season 8, Adam Lambert, mengatakan sudah saatnya acara American Idol berakhir.

    Penyanyi kelahiran Indianapolis, Amerika Serikat, 29 Januari 1982, itu mengaku tak terkejut ketika acara American Idol pada akhirnya dibatalkan. Ia mengaku percaya bahwa saat ini para bintang bisa menemukan cara lain untuk populer, misalnya dengan mengunggah video mereka ketimbang mengikuti ajang pencarian bakat di televisi.

    “Kompetisi pencarian bakat pernah ada pada masa kejayaannya. Contohnya, lihat saja ajang pencarian bakat saat aku ditemukan. Saat itu merupakan momen yang sangat tepat ketika bakat bisa ditunjukkan dan penonton juga ikut terlibat dalam pertunjukan tersebut,” katanya. 

    Namun, saat ini, Lambert menjelaskan, ada media lain yang lebih praktis dan mudah bagi para bintang dalam mencari popularitas. “Saat ini, YouTube adalah media untuk pencarian bakat tersebut. Zaman telah berubah,” ujar penyanyi yang pernah bermain dalam film serial televisi Glee ini.

    Pelantun lagu For Your Entertainment ini mengenang masa-masanya ketika masih terlibat dalam sebuah ajang pencarian bakat. Lambert mengaku dia tidak mengerti apa yang ia cari.

    “Aku rasa aku tidak benar-benar tahu apa yang kucari saat aku ikut audisi. Yang kupikirkan waktu itu adalah mencari kesempatan baru,” tutur penyanyi 33 tahun ini.

    Menurut Lambert, saat itu dia tidak bisa melihat masa depan kariernya. Barulah enam tahun kemudian, setelah dia sedikit dewasa dan memiliki tim yang sangat hebat di sekelilingnya, dia merasa lebih mapan.

    Saat ini Adam Lambert sedang melakukan tur untuk album terbarunya, The Original High. Ia mengungkapkan bahwa album terbarunya ini merefleksikan selera musiknya.

    DINI TEJA | FEMALEFIRST.CO.UK


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.