Pemain Biola Iskandar Widjaja Berduka Ayahnya Tiada

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Iskandar Widjaya. wikipedia.org

    Iskandar Widjaya. wikipedia.org

    TEMPO.CO, Jakarta: Pemain biola Iskandar Widjaja tengah berduka karena ayahnya, Ivan Hadar meninggal dunia. Iskandar mengunggah gambar hitam polos untuk latar belakang laman Facebooknya.

    Ayah kandung Iskandar, Sosiolog Ivan Hadar meninggal dunia karena serangan jantung semalam pukul 00.00 waktu Berlin, Jerman akibat serangan jantung. Ivan meninggal dunia pada usia 64 tahun, saat ia melakukan presentasi. Saat sesak napas, ia sempat dibawa ke rumah sakit di Berlin. Sayangnya, dia meninggal dunia sebelum dioperasi.

    Ivan tercatat sebagai Direktur Eksekutif Intitute for Democracy Education. Lelaki kelahiran 27 Agustus 1951 itu merupakan doktor sosiologi dari Universitas Teknik Berlin. Ia juga pernah mengenyam pendidikan arsitektur dan perencanaan kota di Akademi Teknik Berlin. Tak hanya itu, Ivan pernah menjadi konsultan United Nations Development Programme (UNDP) pada 2007-2010. Ia juga pernah menjadi wartawan Jakarta Post di Jakarta.

    Minggu pagi 14 Juni 2015, Iskandar langsung mengganti foto sampul muka Facebook. Orang-orang langsung meresponnya.

    "Saya sangat berduka cita atas meninggalnya ayahmu. Semoga Tuhan melipur laramu dan keluarga," kata Chrisatya la Mirada, yang tercantum dalam daftar teman Iskandar  di Facebook, Minggu, 14 Juni 2015.

    Paramita Kencana, salah satu yang tercantum dalam daftar teman Iskandar  di Facebook juga menyatakan belasungkawa kepada Iskandar. "Innalillahi Wainnaillaihi Rajiun, tetap tabah Issi. Cinta dan dukungan kami untukmu. Babah sudah di surga dan melihatmu selalu sehat dan menginspirasi," kata dia.

    Sebelumnya, sampul muka itu bergambar foto Iskandar tengah memegang buket bunga seusai konser. Foto itu diunggah saat Issi ulang tahun pada 6 Juni 2015.

    PUTRI ADITYOWATI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pemerintah Pangkas 5 Hari Cuti Bersama 2021 dari 7 Hari, Tersisa 2 Hari

    Pemerintah menyisakan 2 hari cuti bersama 2021 demi menekan lonjakan kasus Covid-19 yang biasa terjadi usai libur panjang.