Ridwan Kamil Minta Aktor Teladani Rachmat Hidayat

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Rachmat Hidayat, telah membintangi kurang lebih 94 film layar lebar. Rachmat meninggal dunia pada pukul 04.30 WIB, di Rumah Sakit Borromeus, Bandung, akibat penyakit komplikasi jantung dan stroke. dok/ Ali Said

    Rachmat Hidayat, telah membintangi kurang lebih 94 film layar lebar. Rachmat meninggal dunia pada pukul 04.30 WIB, di Rumah Sakit Borromeus, Bandung, akibat penyakit komplikasi jantung dan stroke. dok/ Ali Said

    TEMPO.CO, Bandung — Wali Kota Bandung Ridwan Kamil mengatakan baru menerima kabar berpulangnya aktor senior Rachmat Hidayat. Ridwan mengaku merasa kehilangan sosok Rahmat karena pria 81 tahun itu merupakan salah satu aktor terbaik asal Kota Bandung.

    "Pak Rachmat adalah orang yang paling senior dalam dunia perfilman. Mudah-mudahan inspirasinya jadi teladan untuk aktor-aktor muda Indonesia yang berfokus pada dunia akting," katanya saat ditemui di Alun-alun Ujungberung, Jalan A.H. Nasution, Bandung, Minggu, 14 Juni 2015.

    Setelah mendengar kabar itu, Ridwan Kamil segera menggeser sejumlah agenda kegiatannya hari ini karena ingin mengunjungi rumah duka. "Kalau keburu, sebelum dimakamkan saya ingin melayat Pak Rahmat," ujar Ridwan Kamil.

    Pria kelahiran Bandung 1 Juli 1933 ini merupakan salah satu aktor dan tokoh perfilman nasional asal Bandung. Ia berpulang akibat serangan jantung pada Minggu, 14 Juni 2015, pukul 04.30, di Rumah Sakit Santo Borromeus. Di Bandung, Rahmat tinggal di Jalan Pasundan Nomor 115 C.

    Puluhan sanak saudara dan teman Rachmat, di antaranya Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar, datang untuk melayat. Menurut putri Rachmat, Nenden Rosdiana, serangan jantung yang menimpa ayahnya itu adalah yang pertama kali. Dalam sepuluh tahun terakhir, ayahnya mengidap stroke.

    Rachmat meninggal setelah dirawat sepuluh hari di RS Borromeus. Padahal rencananya hari ini dokter membolehkan Rachmat pulang ke rumah karena kondisinya mulai membaik. Tapi  ternyata Tuhan punya kehendak lain. Rachmat berpulang ke sisi-Nya.

    PERSIANA GALIH


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.