Baru Dirilis, Film Jurassic World Berhasil Raup Rp 1,08 T

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Syd Wilder tersenyum saat berpose ketika menghadiri premiere film

    Syd Wilder tersenyum saat berpose ketika menghadiri premiere film "Jurassic World" di Dolby Theatre, Hollywood, 9 Juni 2015. California. Frazer Harrison/Getty Images

    TEMPO.COJakarta - Film Jurassic World tercatat sebagai film terlaris ketiga pada hari pemutaran perdananya setelah film Harry Potter and the Deathly Hallows dan Avengers: Age of Ultron. Film sains fiksi yang dirilis pada Jumat, 12 Juni 2015, ini sampai hari ketiga berhasil meraup pendapatan sekitar US$ 82,8 juta atau sekitar Rp 1,08 triliun di tangga box office

    Scott Mendelson dari Forbes mengatakan film garapan Steven Spielberg itu juga mendobrak rekor lain. Menurut dia, jika dilihat dari pendapatan sehari sebelum dirilis sekitar US$18,5 juta, film itu pada hari pemutaran perdana menghasilkan US$ 64,3 juta. Nilai ini jauh mengalahkan pencapaian film Furious 7 yang menghasilkan US$ 51,6 juta, Iron Man 3 menghasilkan US$ 53,25 juta, dan Avengers: Age of Ultron dengan pendapatan US$ 56,86 juta.

    Kru film Jurassic World memprediksi film ini bisa menembus hingga US$ 155 juta selama sepekan pembukaan. Sedangkan Box Office Mojo Universal Pictures memperkirakan film ini bisa meraih pendapatan hingga US$ 181,4 juta atau sekitar Rp 2,4 triliun.

    Sebelumnya, film pertama Universal Pictures yang berhasil menembus US$ 1 miliar atau sekitar Rp 13 triliun adalah Jurassic Park yang dirilis 1993. Versi gambar tiga dimensi (3D) film ini diluncurkan dua tahun lalu. 

    Saat ini rekor film terlaris sepanjang pembukaan dipegang The Avengers. Film superhero yang dibintangi Scarlett Johansson dan Robert Downey ini merah US$ 207,45 juta selama sepekan. 

    Sejumlah bioskop di Indonesia juga mulai menayangkan Jurassic World, yang merupakan film seri keempat tentang dinosaurus. Film ini juga ditayangkan dalam gambar tiga dimensi. Jurassic World mengisahkan lepasnya dinosaurus hasil rekaan genetis bernama Indominus rex di Taman Isla Nublar. 

    HUFFINGTON POST | PUTRI A


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sel Dendritik dan Vaksin Nusantara Bisa Disuntik Berulang-ulang Seumur Hidup

    Ahli Patologi Klinik Universitas Sebelas Maret menjelaskan proses pembuatan vaksin dari sel dendritik. Namun, vaksin bisa diulang seumur hidup.