Kesulitan Ayu Gani di Asia's Next Top Model  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ayu Gani, finalis Asia's Next Top Model Season 3 dari Indonesia berpose saat menghadiri konfrensi press di Jakarta, 11 Juni 2015. Ayu Gani masuk dalam posisi 3 besar dalam ajang pencarian model se-Asia tersebut. TEMPO/Frannoto

    Ayu Gani, finalis Asia's Next Top Model Season 3 dari Indonesia berpose saat menghadiri konfrensi press di Jakarta, 11 Juni 2015. Ayu Gani masuk dalam posisi 3 besar dalam ajang pencarian model se-Asia tersebut. TEMPO/Frannoto

    TEMPO.CO, Jakarta - Model cantik Ayu Gani berhasil mengharumkan nama Indonesia di kancah internasional. Wanita kelahiran Solo tersebut berhasil masuk grandfinal di ajang Asia's Next Top Model (ANTM) musim ketiga.

    Meskipun perjalanannya dalam kompetisi ini terbilang mulus, Gani mengatakan banyak kesulitan yang dia hadapi. Menurut Gani, tantangan tersulit adalah ketika harus berpose sambil tersenyum.

    "Awalnya saya enggak pede dengan senyum saya. Soalnya kalau senyum, mata saya jadi sipit," ujar Ayu Gani saat ditemui di bilangan Jalan Teluk Betung pada Kamis, 11 Juni 2015.

    Namun wanita setinggi 173 cm itu berhasil menghancurkan rasa tidak percaya dirinya berkat dukungan kontestan lain. "Banyak teman yang support, seperti Barbara dari Jepang. Dia bilang aku cantik kalau senyum," ujarnya.

    Di awal kompetisi tersebut, Gani kesulitan beradaptasi dengan prosedur yang diterapkan. "Kami harus disorot kamera setiap saat. Rasanya gila! Lalu kami enggak boleh pegang handphone. Selama tiga bulan, kami enggak boleh kontak siapa pun, termasuk keluarga," tuturnya.

    Sekarang Gani telah kembali berkumpul dengan keluarganya di Indonesia. Ajang model terbesar se-Asia itu juga telah usai. Namun pemenangnya masih dirahasiakan dan akan diumumkan dalam penayangannya di Star World pada 17 Juli 2015.

    LUHUR PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sah Tidak Sah KLB Partai Demokrat, Apa Kata AD/ART?

    Sejumlah kader ngotot melaksanakan KLB Partai Demokrat. Kubu AHY mengatakan bahwa pelaksanaan itu ilegal. Pasal-pasal AD/ART Partai dapat menjelaskan.