Melalui Facebook, Presiden Jokowi Minta Restu untuk Pernikahan Anaknya

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi dan putranya Gibran Rakabuming. Instagram.com/@Gibranrakabuming

    Presiden Jokowi dan putranya Gibran Rakabuming. Instagram.com/@Gibranrakabuming

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo meminta restu dari seluruh rakyat Indonesia agar pernikahan putranya, Gibran Rakabuming Raka, dengan Selvi Ananda Putri berjalan lancar tanpa halangan. Permohonan ini disampaikan Jokowi lewat akun Facebook-nya, Presiden Joko Widodo, Selasa siang, 9 Juni 2015. (Baca: Siapa yang Diutus Jokowi 'Tembung' Selvi untuk Gibran?  )

    Ini permohonan yang kedua. Sebelumnya, di sela makan siang bersama wartawan kepresidenan, Senin, 8 Juni 2015, Jokowi menyampaikan permohonan doa restunya. Selasa malam ini, Jokowi bersama keluarganya mengantar Gibran Rakabuming menyampaikan permohonan menyunting Selvi. (Baca: Presiden Jokowi Minta Doa Restu untuk Pernikahan Putranya  )

    Dalam pesan singkatnya di Facebook, Jokowi memastikan akan tetap mengendalikan pemerintahan selama prosesi pernikahan berlangsung. Berikut ini isi pesan Jokowi:

    "Saudara-saudara,
    Insya Allah pekan ini kami akan menikahkan putra sulung kami, Gibran Rakabuming Raka dengan Selvi Ananda Putri di Solo.

    Sesuai tradisi dan kultur bangsa Indonesia pada umumnya, orang tua harus berada di dekat calon mempelai menjelang dan saat hari pernikahan.

    Tujuannya untuk meneguhkan restu, dan mengalirkan do’a, agar seluruh rangkaian acara pernikahan berjalan lancar dan pasangan pengantin hidup bahagia sampai tua. Hingga kaken-ninen.

    Untuk itu, dengan hati tulus, saya sekeluarga mohon do’a restu dari seluruh rakyat Indonesia agar acara pernikahan tersebut berjalan lancar tanpa suatu halangan apapun.

    Di antara kesibukan acara keluarga ini, saya tetap akan bekerja untuk mengendalikan roda pemerintahan dari Solo serta terus memantau perkembangan nasional, khususnya menyangkut kebijakan-kebijakan yang harus diambil dan diputuskan."

    AHMAD RAFIQ


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.