Cynthia Lamusu dan Surya Saputra Dilarang Romantis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan Selebritis, Surya Saputra (kanan) dan Cynthia Lamusu. ANTARA/Rosa Panggabean

    Pasangan Selebritis, Surya Saputra (kanan) dan Cynthia Lamusu. ANTARA/Rosa Panggabean

    TEMPO.CO, Jakarta - Cynthia Lamusu akan beradu akting dengan suaminya, Surya Saputra, dalam film Ayat-ayat Adinda. Film rencananya ditayangkan serentak di bioskop pada Kamis, 11 Juni 2015.

    Meskipun Cynthia dan Surya berperan sebagai suami-istri di film tersebut, mantan personel AB Three ini mengaku gugup mengimbangi kemahiran akting Surya. "Awalnya gugup, untung suami selalu sabar menjadi mentor," ujar Cynthia di Jakarta, Senin, 8 Juni 2015.

    Cynthia yang pernah bermain di film Merry Riana ini mengaku canggung karena perubahan sikap mereka selama pengerjaan film di Yogyakarta. Kecanggungan ini lantaran Cynthia dan Surya harus sedikit tidak romantis.

    Bahkan, pasangan yang menikah pada 2008 ini masih membawa karakter perannya sampai kembali ke hotel. "Biasanya kalau orang akting bareng, mereka akan meningkatkan chemistry. Tapi kami malah justru mengurangi chemistry supaya tidak romantis," ujarnya.

    Dalam film tersebut, Cynthia berperan sebagai Amira, ibu Adinda (Tissa Biani Azzahra). Amira adalah sosok penenang Adinda yang dididik dengan keras oleh ayahnya, Faisal (Surya Saputra). Film ini mengisahkan tentang Adinda yang terobsesi mengikuti kejuaraan musabaqah tilawatil Quran (MTQ) tapi dilarang keluarganya yang lebih suka mengucilkan diri karena karena dianggap menganut aliran sesat.

    Meskipun canggung, Chyntia mengaku senang dan bersyukur bisa bermain bersama suami. "Ini kesempatan pertama kami beradu akting. Momennya pas dan filmnya punya pesan yang baik. Saya pikir ini karena campur tangan Allah juga," tandasnya.

    LUHUR PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rekor Selama Setahun Bersama Covid-19

    Covid-19 telah bersarang di tanah air selama setahun. Sejumlah rekor dibuat oleh pandemi virus corona. Kabar baik datang dari vaksinasi.