Yayan Ruhian Kondangan di Cannes  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Yayan Ruhian menunjukkan aksinya di dekat poster film The Raid 2: Berandalan saat ditemui Tempo di Jakarta (05/02). Yayan menjadi koreografer sekaligus bintang film laga dalam film The Raid dan Berandalan. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    Yayan Ruhian menunjukkan aksinya di dekat poster film The Raid 2: Berandalan saat ditemui Tempo di Jakarta (05/02). Yayan menjadi koreografer sekaligus bintang film laga dalam film The Raid dan Berandalan. Tempo/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO, Jakarta -- Tepuk tangan membahana dalam acara The Cannes Directors Fortnight, Cannes Film Festival, di Prancis, Kamis, 21 Mei lalu. Sebagian dari 500 orang yang hadir memberikan standing applause saat menyaksikan Yayan Ruhian, 46 tahun, memperagakan jurus harimau Silek Minang dan Jawa Barat.

    Jurus itulah yang digunakan Yayan ketika berperan sebagai Kyouken dalam film Yakuza Apocalypse: The Great War of the Underworld. Setelah premier film berdurasi satu setengah jam itu selesai diputar, sorak penonton kembali riuh. “Luar biasa semuanya,” kata Yayan kepada Tempo, Rabu pekan lalu. Uniknya, beberapa orang masih memanggilnya dengan sebutan “Mad Dog”--karakternya dalam film The Raid.

    Bagi lelaki kelahiran Tasikmalaya ini, kehadirannya di Cannes tak ubahnya seperti orang “kondangan”. Semua serba mendadak. Tanpa proses wawancara, visa Yayan keluar pada Rabu. Esok harinya langsung berangkat. Tiba di Prancis pada Kamis siang, dia segera menuju Cannes dan mengikuti rangkaian acara sampai Jumat dinihari. Pagi-pagi dia sudah take-off ke Jakarta. “Saya sangat senang walau waktunya singkat.”

    Dalam film terbarunya ini, Yayan mesti ngebut menyesuaikan berbagai jurus agar cocok dengan gaya bela diri Yakuza. Tentu ia tak meninggalkan silat. 


    RINI KUSTIANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Forbes: Ada Perempuan Indonesia yang Lebih Berpengaruh Daripada Sri Mulyani

    Berikut sosok sejumlah wanita Indonesia dalam daftar "The World's 100 Most Powerful Women 2020" versi Forbes. Salah satu perempuan itu Sri Mulyani.