Jadi Kartini, Dian Sastro Harus Melawan Musuh  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dian Sastrowardoyo hadiri peluncuran Molto Black dan Molto Gold di Jakarta, 29 Agustus 2014. Dian Sastro dipercaya sebagai menjadi Brand Ambassador Molto. TEMPO/Nurdiansah

    Dian Sastrowardoyo hadiri peluncuran Molto Black dan Molto Gold di Jakarta, 29 Agustus 2014. Dian Sastro dipercaya sebagai menjadi Brand Ambassador Molto. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Jakarta - Sutradara Hanung Bramantyo mengatakan pembuatan film tentang perjuangan pahlawan perempuan, Raden Ajeng Kartini, diperkirakan selesai tahun depan.

    Film yang dibintangi oleh Dian Sastrowardoyo itu, menurut Hanung, menceritakan kisah Kartini yang berjuang melawan orang-orang yang disayanginya, terutama sang ayah, demi mewujudkan kemauan dan cita-citanya.

    Perjuangan melawan orang yang dikasihi, Hanung melanjutkan, adalah salah satu keunikan film Kartini. Hanung kemudian membedakan Kartini dengan Cut Nyak Dien, pahlawan dari Aceh.

    "Cut Nyak Dien jelas melawan musuh, yakni Belanda. Tapi Kartini, musuhnya itu ayahnya," kata Hanung di kantor Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan di Jakarta, Senin, 1 Juni 2015. "Karena ayahnya sangat ketat dengan aturan budaya dan adatnya."

    Sementara itu, Menteri Pendidikan Anies Baswedan mengingatkan agar film Kartini dikerjakan secara matang dan baik agar bisa memberikan efek positif bagi anak-anak yang menontonnya.

    “Semoga film ini diselesaikan bukan karena deadline, tapi kematangannya,” ujar Anies.

    MITRA TARIGAN


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?