'Industri Paksa Seniman Patuhi Pasar'  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anda Perdana. Facebook.cm

    Anda Perdana. Facebook.cm

    TEMPO.COJakarta - Musikus Anda Perdana mengatakan musik Indonesia kini sedang mencari jati diri. Menurut bekas gitaris band Bunga ini, sulit menentukan tren musik di Indonesia saat ini karena kini kelompok musik jauh lebih beragam dan memiliki komunitas masing-masing daripada sebelumnya. 

    Meski begitu, musikus putra Koes Hendratmo ini menganggap keberagaman itu sebagai hal yang positif. Anda juga menyatakan musik Indonesia lebih baik daripada kebanyakan musik mancanegara.

    "Musik Indonesia lebih bagus daripada musik luar negeri. Temen gue yang pernah ke Amerika dan nonton pertunjukan band di sana juga bilang begitu," ujar pria yang kini tergabung dalam band Matajiwa ini kepada Tempo, Sabtu, 30 Mei 2015.

    Namun, menurut Anda, masih ada orang yang memeras kreativitas dan memasung kebebasan seniman dalam bermusik, terutama dari kalangan label industri musik mainstream

    "Masih ada, sih, industri musik yang coba memonopoli. Maksudnya, mereka memaksakan musisi memainkan musik sesuai dengan keinginan mereka agar dapat keuntungan," ucap Anda. "Akibatnya, musisi jadi tidak bebas berkarya dan kualitasnya pun jadi enggak bagus dan itu-itu aja."

    Karena itu, Anda lebih tertarik memilih jalur indie karena jalur ini membuatnya bebas bermusik. "Sekarang pendengar musik Indonesia sudah mulai pintar. Buktinya, kami (musikus indie) masih mendapat ruang apresiasi karya," tutur Anda.

    LUHUR PAMBUDI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?