Lakon Bima Suci Tampil Berbahasa Jawa di Lemhanas

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemain karawitan melihat pementasan wayang kulit dari balik layar dalam Festival Dalang Cilik di Dinas Pendidikan Kota Surabaya, 25 Februari 2015. TEMPO/Fully Syafi

    Sejumlah pemain karawitan melihat pementasan wayang kulit dari balik layar dalam Festival Dalang Cilik di Dinas Pendidikan Kota Surabaya, 25 Februari 2015. TEMPO/Fully Syafi

    TEMPO.CO, Jakarta -Lembaga Ketahanan Nasional menggelar pertunjukan wayang kulit dengan dalang terkenal asal Solo Ki Anom Suroto menampilkan lakon Bimo Suci pada Jumat malam di Halaman Gedung Lemhanas, Jakarta.

    Pergelaran wayang kulit tersebut merupakan salah satu rangkaian acara hari ulang tahun Lemhanas ke 50.

    Gubernur Lemhanas Budi Susilo Soepandji dalam kesempatan tersebut mengatakan, lakon Bimo Suci diangkat sebagai refleksi bagi para pimpinan dalam melaksanakan tugasnya.

    Budi memaknai lakon Bimo Suci sebagai nasehat kepada para manusia untuk mampu menahan nafsunya dan berserah diri kepada yang kuasa.

    Dalam kesempatan itu dia mengatakan, wayang kulit menjadi salah satu bukti Nusantara memiliki kebudayaan tinggi.

    Untuk itu, sudah menjadi keharusan bangsa Indonesia memelihara budaya bangsanya di tengah era global.

    Sementara itu, dalam pagelaran wayang kulit tersebut, meski menggunakan bahasa Jawa, namun oleh panitia juga disediakan terjemahannya yang dapat di layar kecil.

    Selain itu, dalam acara tersebut juga dimeriahkan oleh pertunjukan karawitan dari para mahasiswa Universitas Indonesia.

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Korban Kasus Peretasan, dari Rocky Gerung hingga Pandu Riono

    Peretasan merupakan hal yang dilarang oleh UU ITE. Namun sejumlah tokoh sempat jadi korban kasus peretasan, seperti Rocky Gerung dan Pandu Riono.