MNC Jelaskan Polemik Angel Pieters di IMA 2015  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penyanyi Angel Pieters memberi sambutan usai menerima piala katagori Sountrack Terfavorit dalam malam puncak Indonesia Movie Awards 2015 di Balai Sarbini, Jakarta, 18 Mei 2015. Angel Pieters  dengan lagunya Indoneisa Negeri Kita Bersama dalam film Di Balik 98 menyisihkan Anggun, Glenn Fredly, Mahadewa, Pongki Barata dan Saint Loco. TEMPO/Nurdiansah

    Penyanyi Angel Pieters memberi sambutan usai menerima piala katagori Sountrack Terfavorit dalam malam puncak Indonesia Movie Awards 2015 di Balai Sarbini, Jakarta, 18 Mei 2015. Angel Pieters dengan lagunya Indoneisa Negeri Kita Bersama dalam film Di Balik 98 menyisihkan Anggun, Glenn Fredly, Mahadewa, Pongki Barata dan Saint Loco. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.COJakarta - Stasiun televisi Rajawali Citra Televisi Indonesia (RCTI) menjelaskan ihwal kisruh pemberian penghargaan kategori Soundtrack Film Terfavorit dalam ajang Indonesian Movie Award (IMA) 2015 kepada Angel Pieters. 

    Corporate Secretary MNC Group—induk perusahaan media RCTI, Syafril Nasution, menjelaskan kemenangan Angel Pieters murni ditentukan oleh suara yang masuk melalui layanan pesan pendek premium. "Angel Pieters telah mendapatkan dukungan via SMS yang mengungguli nomine lainnya," kata Syafril melalui siaran pers yang diterima Tempo, Sabtu, 23 Mei 2015.

    Seperti diketahui, Angel Pieters menjadi juara kategori Soundtrack Film Terfavorit pada IMA 2015 melalui lagu Indonesia Negeri Kita Bersama dalam film Di Balik 98. Lagu ini diciptakan Liliana Tanoesoedibjo—istri Harry Tanoesoedibjo, CEO MNC Group. Padahal, dari pengumuman nama-nama yang masuk dalam daftar nominasi, diduga tak ada nama Angel Pieters di situ.

    Dalam kategori ini, ada lima penyanyi yang masuk nominasi, yakni Anggun C. Sasmi yang menyanyikan Fly My Eagle dalam film Pendekar Tongkat Emas; Saint Loco untuk lagu Di Balik Pintu Istana dalam film Di Balik 98; Pongki Barata yang menyanyikan Seluas Itu dalam film Nada untuk Asa; Glenn Fredly yang membawakan tembang Tinggikan dalam film Cahaya dari Timur; dan Mahadewa pada lagu Immortal Love dalam film Jakarta Love Story.

    Publik kemudian dikejutkan saat acara puncak IMA 2015 yang berlangsung di Balai Sarbini, Jakarta, Senin, 18 Mei 2015. Saat itu, nama Angel Pieters dinobatkan sebagai pemenang kategori Soundtrack Film Terfavorit. (Baca: Komentar Anggun Soal Kisruh IMA 2015)

    Syafril melanjutkan, penyataan ini mempertegas bahwa kemenangan Angel Pieters, yang merupakan mantan finalis Idola Cilik 2008, tidak berkaitan dengan sikap dewan juri ataupun desakan pihak tertentu. "Sekali lagi kami tekankan bahwa Angel Pieters layak menjadi pemenang," ujarnya.

    Klarifikasi ini tentu ditunggu sejumlah pihak. Glenn Fredly salah satunya. Melalui akun Twitter, Glen secara terang-terangan meminta RCTI memberikan penjelasan. "Tolonglah pihak @OfficialRCTI jangan artis penyanyinya yang harus klarifikasi... Tanggung jawab ada pada kalian penyelenggara #IMA2015 !!" cuit Glenn.

    RINI K.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Setahun Pandemi Covid-19, Kelakar Luhut Binsar Pandjaitan hingga Mahfud Md

    Berikut rangkuman sejumlah pernyataan para pejabat perihal Covid-19. Publik menafsirkan deretan ucapan itu sebagai ungkapan yang menganggap enteng.