Helmi Yahya Buka Rahasia Sukses Bikin Kuis di TV  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO/ Ramdani

    TEMPO/ Ramdani

    TEMPO.CO, Jakarta - Membuat suatu program televisi menurut pembawa acara Helmi Yahya sangat bergantung pada eksekusi produksi acara tersebut. Prinsipnya, "Ide 10 persen, eksekusi 90 persen," kata Helmi saat jumpa pers Panasonic Gobel Awards di Jakarta, Rabu, 20 Mei 2015.

    Eksekusi pembuatan suatu acara televisi antara lain mencakup pemilihan pembawa acara, siapa yang menyutradarai, dan penyuntingan. "Salah memilih pembawa acara, lewat (gagal)," kata Helmi yang pernah membuat beberapa kuis ini.

    Menurutnya, sulit menjamin suatu program televisi merupakan satu-satunya format di seluruh dunia dan tidak ada yang menyamai. Belum tentu juga ide program yang dibuat dan dipikirkan sendiri, tidak ada di negara lain. "Kalaupun itu satu-satunya, belum tentu menarik. Tergantung rating," kata Helmi.

    Meskipun memiliki format yang mirip, program televisi yang populer di luar negeri belum tentu menarik di Indonesia. Begitu pula sebaliknya. Helmi mencontohkan, beberapa tahun silam ia pernah mengadopsi suatu acara televisi di Jepang yang di Indonesia menjadi "uang kaget". Padahal, acara tersebut di Jepang kurang diminati. "Di sini cukup menarik penonton."

    ANTARA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Cara Merawat Lidah Mertua, Tanaman Hias yang Sedang Digemari

    Saat ini banyak orang yang sedang hobi memelihara tanaman hias. Termasuk tanaman Lidah Mertua. Bagai cara merawatnya?