Madonna Unggah Gambar Pria Muslim-Yahudi Berciuman?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Madonna mencium Taylor Swift usai penampilan duet mereka di panggung iHeartRadio Music Awards, Los Angeles, California, 29 Maret 2015. Kevin Winter/Getty Images for iHeartMedia

    Madonna mencium Taylor Swift usai penampilan duet mereka di panggung iHeartRadio Music Awards, Los Angeles, California, 29 Maret 2015. Kevin Winter/Getty Images for iHeartMedia

    TEMPO.CO, Los Angeles - Belum lama setelah aksinya mencium Drake, Madonna kembali menuai kontroversi. Kali ini Madonna berulah dengan mengunggah gambar yang memicu pro-kontra publik.

    Senin, 18 Mei 2015, Madonna mengunggah gambar di akun Instagram-nya. Bukan gambar dia, melainkan gambar dua pria, muslim dan Yahudi, yang nyaris berciuman. 

    Gambar tersebut tentu saja menuai perdebatan, dan publik mengaitkannya dengan konflik Israel-Palestina yang tidak berkesudahan.

    "Ini gambar cinta," tulis Madonna dengan menggunakan emoticon "love" pada keterangan gambar.

    Sebagian menganggap Madonna ingin menyampaikan pesan cinta: pesan perdamaian untuk Israel dan Palestina. "Jika gambar yang menggambarkan cinta antara manusia ini menyebabkan keributan, maka Anda adalah orang yang terlalu banyak waktu untuk mencampuri urusan orang lain," tulis salah satu netizen membela Madonna.

    Namun tak terhitung netizen yang mengecam gambar yang diunggah Madonna itu. "Islam tidak mendukung homoseksualitas. Jika seseorang tidak seperti itu, berarti ia bukan muslim. Sesederhana itu," tulis yang lain.

    "Aku tidak mengerti mengapa hal ini begitu diperdebatkan. Mungkin soal homoseksualnya. Tapi jika berbicara soal Yahudi dan muslim, itu bukan masalah. Aku seorang Yahudi dan pasanganku seorang muslim. Kami telah hidup bersama selama tiga tahun ini," tulis netizen lain.

    RINA ATMASARI



     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi dan Tantangan Jozeph Paul Zhang, Pria yang Mengaku Nabi Ke-26

    Seorang pria mengaku sebagai nabi ke-26 melalui media sosial. Selain mengaku sebagai nabi, dia juga melontarkan tantangan. Dialah Jozeph Paul Zhang.