Hari Museum Internasional, Warga Ingin Museum Terus Eksis

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Museum Nasional masih terendam banjir, Jakarta, 10 Februari 2015. Air yang meluap dan merendam halaman museum, disebabkan oleh penyempitan saluran pembuangan air akibat proyek turap kali cideng. TEMPO/Dasril Roszandi

    Museum Nasional masih terendam banjir, Jakarta, 10 Februari 2015. Air yang meluap dan merendam halaman museum, disebabkan oleh penyempitan saluran pembuangan air akibat proyek turap kali cideng. TEMPO/Dasril Roszandi

    TEMPO.CO, Jakarta -Perayaan Hari Museum Internasional di Museum Nasional hari ini terasa semarak dengan hadirnya "ranting harapan" yang diletakkan di pelataran halaman museum.

    Ranting harapan tak lain merupakan sebuah bentuk pohon yang kering, kurus dan botak. Pada ranting itu, pengunjung museum bisa menuliskan harapan, kritik atau saran demi kemajuan Museum Nasional di secarik kertas berwarna hijau.

    "Semoga Museum Nasional semakin ramai. Perbanyak kegiatan," tulis Deni, salah seorang pengujung museum asal Pasar Baru, Jakarta. 

    Selain Deni, ada pula Arlin. Dalam secarik kertas, dia mengungkapkan harapannya agar Museum Nasional menjadi hits. 

    "Semoga Museum Nasional semakin hits, eksis terus," tulis Arlin.  

    Pihak Museum Nasional mengatakan, ranting harapan ini akan tetap terpanjang di pelataran halaman museum hingga 25 Mei mendatang. 

    Sebelumnya, perayaan Hari Museum Internasional di Museum Nasional  dibuka dengan acara jalan sehat sekitar pukul 07.00, yang mengambil rute Museum Nasional-Bundaran HI-Museum Nasional.  

    "Kegiatan hari ini diikuti sekitar 1600 peserta. Target awalnya 1000 peserta,  ternyata melebihi target. Mudah-mudahan setelah ini mereka mau datang ke museum," ujar Kepala Museum Nasional, Dra. Intan Mardiana, M.Hum, di Jakarta, Minggu.


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.