Kenangan Dedi Mizwar Ngambing Bareng Didi Petet

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Deddy Mizwar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    Deddy Mizwar. TEMPO/Dian Triyuli Handoko

    TEMPO.CO , Tangerang Selatan:Aktris yang menjabat sebagai Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar sering makan sate bareng Didi Petet apabila sahabatnya itu berkunjung ke Bandung. "Kita suka makan sate bareng kalau Didi ke Bandung, pasti dia langsung kontak saya," ujar Deddy, Jumat, 15 Mei 2015.

    Deddy yang saat itu mengunakan pakaian dan kopiah serba putih mengungkapkan istilah yang dipakai saat sahabatnya berkunjung ke Bandung. "Kalau dia ke Bandung pasti dia kontak saya dengan istilah 'ngambing'," kata Deddy.

    Sewaktu Didi mau pulang dari Milan, Italia, Deddy dikontak oleh sahabatnya itu. "Ji, nanti ane pulang dari Itali kita ngambing ya. Biasanya makan berdua atau rame- rame dengan keluarga. Tetapi belum sempat bertemu saya mendengar kabar duka ini," kata Deddy.

    Sementara Jajang C Noer saat ditemui di pemakaman Didi Petet mengatakan sangat terkejut mendengar aktris tersebut meninggal. "Saya kaget denger Didi Petet meninggal, dia ini orangnya super baik," kata Jajang.

    Jajang juga megatakan apabila sedang pentas di teater atau film bersama Didi Petet, dia selalu diberikan msukan. "Kalau saya mainnya lagi kurang bagus, dia seyum aja sambil bilang 'Jajang' tapi bernada rendah," katanya sambil menirukan.

    Didi wafat pada Jumat dinihari, 15 Mei 2015 pukul 05.00 WIB dalam usia 58 tahun. Aktor bernama lengkap Didi Widiatmoko itu diduga kelelahan usai pulang dari perhelatan World Expo 2015 di Milan, Italia, 10 Mei 2015.

    Didi Petet adalah salah satu penanggungjawab dalam kegiatan World Expo Milano 2015. Di sana Didi menyiapkan segala kebutuhan pameran untuk mempromosikan Indonesia. Didi sebelumnya sempat pingsan di Milan.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.