Begini Perasaan Anggun Jadi Juri Asia's Got Talent  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Anggun C Sasmi dan Artis Internasional lainnya yang menjadi juri ajang pencari bakat Asia Got Talent. (twitter)

    Anggun C Sasmi dan Artis Internasional lainnya yang menjadi juri ajang pencari bakat Asia Got Talent. (twitter)

    TEMPO.CO, Jakarta - Anggun C. Sasmi, penyanyi kelahiran Jakarta, sedang berada di Paris saat diminta menjadi juri Asia's Got Talent (AGT) 2015. Anggun mengaku senang sekali dan tidak mengira dia akan bersanding dengan juri lain, seperti pemenang Grammy, David Foster; bintang pop Taiwan, Van Ness Wu; dan mantan anggota Spice Girl, Melanie C.

    Anggun, yang membawakan lagu hit Snow on the Sahara dalam grand final AGT, mengaku bangga menjadi juri acara itu. Banyak penggemar yang memberi pujian karena Anggun dikenal sebagai juri yang ramah dan sering memberi masukan positif untuk para peserta.

    "Saya senang sekali menjadi salah satu juri AGT. Akan ada AGT musim kedua, dan saya berharap bisa menjadi juri lagi," ujar Anggun.

    AGT 2015 dimulai pada 12 Maret lalu di AXN dengan diikuti peserta dari 14 negara di seluruh Asia. AGT adalah versi Asia acara televisi Got Talent, yang tercatat sebagai tayangan kompetisi terbesar di dunia.

    Setelah menggelar seleksi ketat, AGT berakhir pada Kamis, 14 Mei 2015. Dari sembilan finalis, terpilihlah grup penari bayangan asal Filipina, El Gamma Penumbra, sebagai juara. Mereka meraih hadiah US$ 100 ribu dan kesempatan tampil di Marina Bay. Saat hampir tereliminasi, El Gamma Penumbra diselamatkan Anggun melalui pemberian Golden Buzzer.

    "Saya bangga memberikan Golden Buzzer kepada mereka. Mereka layak menjadi juara." ujar Anggun melalui akun Facebook-nya dalam sesi tanya-jawab, Jumat, 15 Mei 2015.

    LUHUR PAMBUDI | AXN-ASIA


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Studi Ungkap Kecepatan Penyebaran Virus Corona Baru Bernama B117

    Varian baru virus corona B117 diketahui 43-90 persen lebih menular daripada varian awal virus corona penyebab Covid-19.