Krisdayanti Kaget Terpilih Bawakan Lagu Soundtrack Film  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Konser tunggal Krisdayanti ini, sekaligus memperingati 25 tahun karir bermusik penyanyi yang akrab dipanggil KD. Tata panggung yang mewah saat konser KD bahkan setara dengan konser musik dunia.  Jakarta, 3 Mei 2015. TEMPO/Nurdiansah

    Konser tunggal Krisdayanti ini, sekaligus memperingati 25 tahun karir bermusik penyanyi yang akrab dipanggil KD. Tata panggung yang mewah saat konser KD bahkan setara dengan konser musik dunia. Jakarta, 3 Mei 2015. TEMPO/Nurdiansah

    TEMPO.CO, Tangerang Selatan - Salah seorang diva Indonesia, Krisdayanti, mengaku tidak bisa menolak ajakan Melly Goeslaw untuk membawakan lagu soundtrack film Surga Yang Tak Dirindukan.

    "Begitu mendengar saya yang ditunjuk mengisi soundtrack-nya dan yang membuat lirik serta musiknya Teh Melly, saya langsung antusias dan enggak bisa menolak," kata Krisdayanti saat ditemui di Bintaro.

    Menurut KD, sapaan Krisdayanti, dirinya senang bisa kembali bekerja sama dengan Melly Goeslaw. Pasalnya, karya-karya ciptaan Melly itu luar biasa bagus dan digemari oleh khalayak. "Biasanya malah orang antre kalau kepengin kerja sama bareng Melly dan Anto," katanya.

    Saat membaca lirik dan mendengar demo musiknya, KD mengaku musiknya bisa menenangkan hatinya dan membuat tubuh terasa sejuk. "Saat saya dengar demo musiknya, bikin diri saya terasa adem," ujarnya.

    KD juga merasa kaget ketika ia tahu bahwa sebelum terpilih untuk menyanyikan soundtrack film Surga Yang Tak Dirindukan, ternyata dirinya dipilih melalui voting yang diadakan karyawan-karyawan MD Pictures.

    "Biasanya kalau saya dipilih menyanyikan lagunya Melly Goeslaw, yang ciptain lagunya ngabarin saya. Tapi kemarin tidak. Mungkin karena banyak kesibukan, ia lupa memberitahukannya kepada saya," ujar KD.

    MUHAMMAD KURNIANTO


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jangan Unggah Sertifikat Vaksinasi Covid-19 ke Media Sosial

    Menkominfo Johnny G. Plate menjelaskan sejumlah bahaya bila penerima vaksin Sinovac mengunggah atau membagikan foto sertifikat vaksinasi Covid-19.