Habis Surati Jokowi, Anggun Bicara Soal Nyawa Dibalas Nyawa

Reporter

Editor

Grace gandhi

Penyanyi Anggun Cipta Sasmi berikan keterangan pers disela peluncuran parfum Grace by Anggun di St Louis Lounge, Plaza Indonesia, Jakarta, 26 Juni 2014. Anggun Grace Parfum memiliki keharuman perpaduan aroma khas Timur dan Barat. TEMPO/Nurdiansah

TEMPO.COJakarta - Setelah menulis surat kepada Presiden Joko Widodo yang berisi kritik untuk hukuman mati yang diterapkan Indonesia, Anggun kembali menulis untuk masyarakat Indonesia.

Surat yang diunggahnya pada Facebook, Sabtu, 2 Mei 2015, itu merupakan jawaban untuk meredam pro-kontra yang timbul karena opini Anggun yang menolak hukuman mati. Pasalnya, karena surat terbukanya kepada Jokowi itu, Anggun mendapat banyak hujatan dari netizen yang tidak setuju dengan sikapnya. 

Dalam surat yang kembali dia tulis, Anggun mengatakan, "Saya adalah seorang ibu, darah saya 100 persen Indonesia. Seorang ibu yang mencintai anakanya seperti layaknya semua ibu di Indonesia. Dan tentunya saya menolak, berperang dan membenci narkoba juga semua pihak yang membantu membuat dan menjualnya," tulis Anggun.

Bagi Anggun, narkoba adalah musuh manusia yang menghancurkan hidup dan memecahkan keluarga. (Baca: Anggun: Saya Tak Pernah Katakan Indonesia Negara Kuno.) "Narkoba memperkaya mafia juga orang yang gemar korupsi di belakang kepedihan orang-orang kecil. Saya tentu berdiri di sisi korban dan di sisi semua orang yang membenci narkoba. Mereka yang membuat dan menjual harus diadili dan diberi hukuman seberat-beratnya di penjara," dia melanjutkan.

Namun pelantun Snow on the Sahara ini sangat menentang hukuman mati. Hukuman mati baginya bukan solusi untuk memberantas kriminalitas. "Saya juga seorang pembela hak asasi manusia. Saya bekerja sama dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa sebagai Goodwill Ambassador dan dalam Universal Deklarasi Hak Asasi Manusia tertulis larangan membunuh manusia. Saya sangat percaya bahwa kita tidak bisa membasmi kriminalitas dengan membunuh orang-orang yang terlibat dalam kejahatan. Nyawa yang dibalas nyawa tidak akan mengembalikan hidup korban. Kematian bukanlah keadilan," ujar Anggun.

RINA ATMASARI






Buntut Eksekusi Mati Eks Wamenhan, Inggris Tarik Dubesnya dari Iran

12 hari lalu

Buntut Eksekusi Mati Eks Wamenhan, Inggris Tarik Dubesnya dari Iran

Inggris juga akan menjatuhkan sanksi kepada Jaksa Agung Iran Mohammad-Jafar Montazeri.


Iran Eksekusi Mati Mantan Wakil Menhan Alireza Akbari, Inggris Protes Keras

13 hari lalu

Iran Eksekusi Mati Mantan Wakil Menhan Alireza Akbari, Inggris Protes Keras

Iran telah mengeksekusi mati mantan wakil menteri pertahanan Alireza Akbari karena dituduh mata-mata Inggris


Kim Jong Un Singkirkan Eks Menlu Korut Penghubung dengan Trump, Dieksekusi?

22 hari lalu

Kim Jong Un Singkirkan Eks Menlu Korut Penghubung dengan Trump, Dieksekusi?

Kim Jong Un dilaporkan menyingkirkan mantan menteri luar negeri yang memainkan peran penting dalam pertemuan dengan Donald Trump


Ikut Demo Mahsa Amini, Pemain Bola Iran Divonis Mati

42 hari lalu

Ikut Demo Mahsa Amini, Pemain Bola Iran Divonis Mati

Amir Nasr-Azadani, 26 tahun, pemain sepak bola Iran divonis mati sehubungan dengan pembunuhan seorang kolonel polisi dan dua anggota milisi


Iran Gelar Eksekusi Mati Kedua Demonstran Mahsa Amini

47 hari lalu

Iran Gelar Eksekusi Mati Kedua Demonstran Mahsa Amini

Majid Reza Rahnavard menjadi demonstran kematian Mahsa Amini kedua yang dieksekusi mati oleh Iran


Eropa Mengutuk Eksekusi Mati Demonstran Iran Terkait Mahsa Amini

50 hari lalu

Eropa Mengutuk Eksekusi Mati Demonstran Iran Terkait Mahsa Amini

Sejumlah negara Eropa seperti Inggris, Prancis dan Jerman pada Kamis mengutuk keras eksekusi mati pertama Iran terkait protes kematian Mahsa Amini


Iran untuk Pertama Kali Eksekusi Mati Demonstran Mahsa Amini

50 hari lalu

Iran untuk Pertama Kali Eksekusi Mati Demonstran Mahsa Amini

Demonstran Iran yang dihukum gantung dalam aksi protes Mahsa Amini di Iran diidentifikasi sebagai Mohsen Shekari.


Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

51 hari lalu

Taliban Eksekusi Mati Pelaku Pembunuhan di Ruang Terbuka

Taliban mengeksekusi mati seorang laki-laki yang dituduh melakukan pembunuhan di Afghanistan


Iran Hukum Mati Lebih dari 500 Orang Pada 2022

52 hari lalu

Iran Hukum Mati Lebih dari 500 Orang Pada 2022

Jumlah orang yang telah dihukum mati di Iran naik pada tahun ini.


Viral, Video Eksekusi Tentara Bayaran Rusia Dipalu di Kepala karena Membelot ke Ukraina

14 November 2022

Viral, Video Eksekusi Tentara Bayaran Rusia Dipalu di Kepala karena Membelot ke Ukraina

Video ini menunjukkan seorang pria yang diidentifikasi sebagai eks tentara bayaran Rusia dieksekusi setelah mengakui membelot ke Ukraina