X Factor Indonesia:Babak Booth Camp,Para Juri Mentori Siapa?

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Gede Bagus saat tampil di acara X-Factor Indonesia di Studio RCTI, Jakarta (15/3). Gede Bagus dan Ilusia Girls mendapatkan poling sms terendah, namun Ilusia Girls yang akhirnya tereeminasi. TEMPO/Dwianto Wibowo

    Gede Bagus saat tampil di acara X-Factor Indonesia di Studio RCTI, Jakarta (15/3). Gede Bagus dan Ilusia Girls mendapatkan poling sms terendah, namun Ilusia Girls yang akhirnya tereeminasi. TEMPO/Dwianto Wibowo

    BISNIS.COM, Jakarta -X Factor Indonesia sudah melewati babak booth camp. Para juri juga sudah ditetapkan untuk mementori kategori peserta.

    Ahmad Dhani diputuskan untuk mementori kelompok over age, Bebi Romeo menangani kelompok boys, Rossa mengurus kelompok grup, dan terakhir Afgan bersama para girls untuk tampil di babak lanjutan X Factor Indonesia.

    Berikut inii kicauan akun resmi Twitter X Factor Indonesia  ‏@XFactorID  tentang keputusan dewan juri mementori kelompok mana:


    Dalam X Factor Indonesia tahun ini, Afgan menjadi juri menggantikan posisi Anggun C Sasmi. Tiga juri lainnya tetap yakni Ahmad Dhani, Bebi Romeo, dan Rossa.

    Berikut ini catatan tentang Afgan yang dipajang di akun Facebook resmi X Factor Indonesia:


    • Afgansyah Reza, atau  lebih dikenal sebagai Afgan, adalah solois berbakat Indonesia yang telah mencapai banyak kesuksesan baik di Indonesia dan Asia Tenggara.

    • Lahir pada tanggal 27 Mei 1989, Afgan sangat dikenal lewat suaranya yang powerful, penampilannya yang cool dan menawan, hal tersebut membuat menarik banyak hati fans nya di seluruh Indonesia dan Asia Tenggara.

    • Di luar dari dunia bermusik, Afgan juga sangat dikenal sebagai wakil sebuah brand dan juru bicara. Dengan kepribadiannya yang cool,  tenang dan penampilanya yang menarik, menjadikan dirinya sebagai image yang tepat untuk beberapa brand.

    • Afgan memulai karir musiknya  pada tahun 2008. Dia merilis album pertamanya yang berjudulConfession No.1 (2008), di mana Bebi Romeo merupakan salah satu composer/produser yang membantunya dalam melahirkan album ini.

    • Album tersebut menjadi megahit di Indonesia. Afgan langsung menyandang Most Favorite Male Artist dan Artist of the Year pada ajang penghargaan musik di Indonesia. Para remaja Indonesia dengan mudah jatuh cinta dengan dirinya, terutama dikalangan wanita. Kemudian Afgan menjadi laki-laki idaman dan pujaan banyak wanita.

    • Setelah sukses lewat album pertamanya, Afgan kembali mengulang kesuksesan itu, dengan merilis album kedua,  ia mengeluarkan album Bersihkan Dirimu (Clean Yourself/2009), mini album The One (2010), dan album L1fe to Love (2013).

    • Album tersebut mendapatkan multiplatinum hanya dalam waktu 6 bulan saja sejak dirilis. Ia juga mulai menulis lagu nya sendiri pada album ini, yang dimana salah satu nya menjadi single pertamanaya, Pesan Cinta (Message of Love).

    • Dari awal karirnya, ia telah menerima lebih dari 30 pengahargaan musik di Indonesia, untuk Best Solo dan Male artists, Tidak hanya di Indonesia saja, karirnya juga meluas ke seluruh Asia Tenggara, denganfanbase dari Indonesia, Singapura, Malaysia, Brunei.

    • Pada 2013, ia membuat konser solo di Esplenade Concert Hall, Singapur, dimana ia memberikan performa yang luar biasa di depan sejumlah penonton. Ia juga menerima penghargaan internasional dan menjadi nominasi pada ajang Singaporean-Malaysian Awards, Planet Muzik Awards, dan dinominasikan untuk World Music Awards sebagai Best Asian Artist.

    • Afgan sekarang terdaftar dalam  Top 10 orang Indonesia dengan follower di Twitter terbanyak, ini memperlihatkan bagaimana kuatnya ia mempengaruhi dunia Social Media di Indonesia, dengan lebih dari 5.000.000 followers.  

    • Di samping kualitas yang ia miliki, keterlibatannya di social media dengan para fans, yang disebut sebagai the Afganisme, membuat hubungan fans dengan idola nya menjadi berkembang, dan akhirnya memberikan kontribusi yang besar dalam tingkat pengaruh pada social media, membanjiri timelinedengan postingan untuk mempromosikan dirinya.


    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Satu Tahun Bersama Covid-19, Wabah yang Bermula dari Lantai Dansa

    Genap satu tahun Indonesia menghadapi pandemi Covid-19. Kasus pertama akibat virus corona, pertama kali diumumkan pada 2 Maret 2020.