Dubes AS Puji Grup Jazz Rasa Betawi Asal Indonesia  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Salah satu band jazz saat pengisi acara musik Jazz di Atas Awan di pelataran Candi Arjuna Dieng (30/8). Pertunjukan Jazz ini dibalut dengan suhu yang mencapai 4 derajat celcius. TEMPO/Aris Andrianto

    Salah satu band jazz saat pengisi acara musik Jazz di Atas Awan di pelataran Candi Arjuna Dieng (30/8). Pertunjukan Jazz ini dibalut dengan suhu yang mencapai 4 derajat celcius. TEMPO/Aris Andrianto

    BISNIS.COMJakarta - Duta Besar Amerika Serikat Robert Blake tak malu-malu memuji grup jazz asal Indonesia, Lantun Orchestra. Blake menyatakan dia sangat menyukai grup yang bermain musik jazz dengan rasa Betawi itu.

    “Saya termasuk salah satu penggemar kelompok musik Lantun. Saya sering mendengar lagu-lagu yang mereka mainkan,” kata Blake di @america, pusat kebudayaan Amerika yang berada di kawasan SCBD Sudirman, Jakarta Selatan, Kamis, 30 April 2015.

    Hal ini dikatakan Blake saat membuka acara International Jazz Day yang jatuh pada 30 April. Peringatan musik jazz itu dirayakan dengan penampilan musikus jazz di 700 tempat di seluruh dunia.

    Di Indonesia sendiri, grup Lantun didaulat menjadi pengisi acara dengan membawakan lagu-lagu ciptaan mereka maupun beberapa komposer jazz terkenal. Alat musik yang digunakan mulai dari piano, flute, bas, gitar jazz, biola, hingga gendang dan gambang.

    Blake pun mengungkapkan rasa bangganya karena jazz yang berasal dari Amerika sekarang sudah mendunia. Bahkan muncul jenis baru hasil kombinasi dengan musik lokal, seperti yang diusung Lantun Orchestra.

    Menurut dia, orang Indonesia juga banyak yang menikmati musik jazz. Dengan demikian, salah satu festival jazz terbesar di dunia ada di Indonesia, yakni Java Jazz yang rutin digelar setiap tahun.

    BISNIS.COM


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Data yang Dikumpulkan Facebook Juga Melalui Instagram dan WhatsApp

    Meskipun sudah menjadi rahasia umum bahwa Facebook mengumpulkan data dari penggunanya, tidak banyak yang menyadari jenis data apa yang dikumpulkan.