Menikah di Bandung Hari Ini, Andien Gelar Pesta Tertutup  

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Andien

    Andien

    TEMPO.COBandung - Penyanyi jazz, Andini Aisyah Hariadi atau Andien, melangsungkan pernikahannya pada Senin, 27 April 2015, pukul 10.00 WIB, di kawasan Pine Forest Camp Exclusive Camping Ground Cibodas, Lembang, Bandung. Acara yang digelar secara tertutup ini hanya dapat disaksikan keluarga dan sahabat terdekat Andien serta diliput segelintir media.

    “Awalnya saya tahunya yang menikah di sini artis. Cuma itu. Baru hari ini tahu kalau artisnya itu Andien. Soalnya beberapa hari ini memang banyak persiapan yang dilakukan, tapi sedikit tertutup,” ujar Rahmi, 24 tahun, warga setempat, Senin, 27 April 2015.

    Para tamu undangan yang hadir terlihat mengenakan pakaian bernuansa putih. Lokasi pernikahan mendapat penjagaan yang cukup ketat. Bahkan nama pengantin yang dipasang pada janur di sekitar lokasi pernikahan sebagai petunjuk arah bukanlah nama asli Andien dan pasangannya, Irfan Wahyudin.

    “Di janur yang ada di depan jalan masuk tempat nikah juga tulisannya bukan 'Andien', tapi 'IWABA', mungkin nama samaran atau singkatan. Makanya warga tahunya itu Andien baru-baru ini,” ujar Rahmi.

    Musikus jazz ini bertunangan dengan Irfan, yang bekerja sebagai fotografer, pada November 2014. Karena persiapan pernikahannya digelar secara tertutup dan tak menunjukkan kesan mewah, warga setempat sempat tak percaya bahwa akan ada acara pernikahan di dekat tempat tinggal mereka.

    “Awalnya saya pikir acara ulang tahun atau tunangan. Soalnya kan tempatnya juga buat camping dan biasa dipakai sama pencinta alam buat kegiatan. Ternyata tadi pagi saya dapet kabar dari suami ternyata ada acara nikahan. Kebetulan suami saya diminta sebagai petugas keamanan di situ,” ujar Rahmi.

    Andien merupakan salah satu anggota generasi muda wanita penyanyi jazz Indonesia. Andien telah merilis lima album.

    Hingga kini, baik Andien maupun keluarganya belum bisa dimintai konfirmasi tentang pernikahan tersebut.

    DWI RENJANI


     

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Revisi UU ITE Setelah Memakan Sejumlah Korban

    Presiden Jokowi membuka ruang untuk revisi Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, disebut UU ITE. Aturan itu kerap memicu kontroversi.